Info Sindo
Info Sindo
Kasat Lantas Polres Tegal Kabupaten AKP My Adiel Aristo

Slawi, Infosindo.com – Jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Tegal turun dibanding tahun 2017 lalu.
Jumlah kecelakaan pada tahun 2017 sendiri ada sebanyak 487 insiden.
Sementara untuk tahun 2018 mengalami penurunan menjadi 476 insiden kecelakaan.

Kasatlantas Polres Tegal AKP M Adiel Aristo menyebut, penurunan kecelakaan pada tahun 2018 mencapai 5 persen.
“Turun lima persen. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan pun menurun. Meski sedikit, tahun 2019 ini akan kami upayakan terus turun,” kata Adiel kepada awak media, Kamis (4/1/2019).

Dia menambahkan, untuk korban meninggal dunia sepanjang tahun 2017 mencapai 155 jiwa.
Kemudian untuk tahun 2018, tambah Adiel, berkurang empat jiwa menjadi sebanyak 151 orang yang meninggal dunia.
“Hanya turun 3 persen. Maka, tahun ini kami sudah persiapkan beberapa sarana prasarana untuk menekan angka kecelakaan di sejumlah jalan utama yang rentan, khususnya di Pantura dan jalur selatan Kabupaten Tegal,” papar dia.
Pada tahun 2019 ini, pihaknya bersama jajaran Dishub akan menambahkan jumlah unit pemasangan lampu kejut di beberapa jalan yang dinilai rawan.

Seperti, jelas Adiel, berada di Jalur Pantura (Kecamatan Warureja – Kramat), Jalan Raya Tegal – Purwokerto (Kecamatan Balapulang-Margasari), dan Jalur Selatan Marga Ayu (Kecamatan Margasari – Songgom, Brebes).
Adiel juga menambahkan akan membuat pita kejut (polisi tidur kecil) di jalur-jalur rawan itu untuk menekan jumlah kecelakaan selama tahun ini.
“Kemarin tiga unit lampu kejut sudah dipasang. Kini, kami akan tambah juga pita kejut. Adapun beberapa lampu kejut akan ditambah dan mulai dipasang pada februari 2019 mendatang. Kami masih kordinasikan dengan Dishub,” sambung dia.