2 Pelaku Pembunuhan Di Probolinggo Ditangkap, Satu orang Ditembak

Info Sindo

Probolinggo, Infosindo.com – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan Ahmad Arifin (16), yang mayatnya ditemukan di sungai lereng Bromo. Pelaku berjumlah dua orang tak lain adalah teman korban.

Kedua pelaku yang saat ini sudah diamankan polisi yakni, Kamaludin (19) dan Nurhadi Musthofa (18), warga Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Kamaludin, yang diketahui merupakan eksekutor dalam pembunuhanan itu ditembak petugas di bagian kaki kanannya, lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap.

Kepada petugas, Kamaludin mengungkapkan alasan melakukan pembunuhan itu. Dia mengaku kesal terhadap perbuatan korban yang telah memegang payudara pacarnya.

“Saya kesal pak, setelah dilapori pacar saya kalo payudaranya dipegang Ahmad Arifin,” kata Kamaludin kepada polisi.

Tak terima hal itu, Kamaludin pun akhirnya mengatur rencana menghabisi nyawa korban dengan mengajak Nurhadi Musthofa.

Kamaludin menjelaskan, sebelum melakukan pembunuhan, ia sempat mengajak korban bermain billiard di wilayah Kabupaten Pasuruan, hingga akhirnya berkeliling naik motor bertiga ke Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura.

“Setelah main billiard, baru saya habisi korban pak. Saya bacok dia, saat tengah kencing di sekitaran jembatan Desa Sariwani,” terangnya.

Usai dibacok berkali-kali, tubuh korban pun roboh dan terkapar di tanah. Guna menghilangkan jejak, Kamaludin bersama Nurhadi lantas membuang mayat korban ke jurang.

Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad mengatakan, atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Pasal 340, tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun kurungan penjara.

“Terbongkarnya kasus pembunuhan ini, setelah petugas mendapati ciri-ciri kaos yang dipakai korban. Petugas lantas melakukan penelusuran, hingga menangkap pelaku, dan mengamankan barang bukti,” jelas AKBP Fadly Samad, Sabtu (13/10/2018).

Barang bukti yang diamankan dari pelaku antara lain, sebilah clurit yang digunakan pelaku membacok korban, handphone milik korban, pakaian pelaku, dan motor GL Pro milik pelaku. 

%d blogger menyukai ini: