2 Pengedar Sabu Di Balikpapan Dibekuk Polisi, Pelaku Sempat Buang Barang Bukti Ke Dapur

INFO SINDO
INFO SINDO : Ilustrasi Sabu. Rabu, (31/10/2018)

BALIKPAPAN, Infosindo.com – Dua orangpengedar narkotika jenis sabu dibekuk tim Resnarkoba Polres Balikpapan, Selasa (30/10/2018) kemarin. Total 6 paket sabu siap edar diamankan dari tangan keduanya.

IW (31) warga Baru Ilir Balikpapan lebih dulu ditangkap petugas. Ia dibekuk di salah satu rumah di Jalan Al Falah RT 36, Baru Ilir, Balikpapan Barat, sekitar 13.45 Wita. Pengungkapan tersebut berkat informasi masyarakat kepada polisi.

“Tiga paket sabu dalam kemasan plastik bening beratnya 0,9 gram, kita dapati dari tersangka pertama,” kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Resnarkoba, AKP Bambang Hardianto, Rabu (31/10/2018).

Sabu tersebut disimpan di dalam celana panjang saku belakang sebelah kanan. Dari keterangan pelaku, ia mendapat sabu tersebut dari rekannya yang kini jadi buronan polisi. Ia membeli barang haram tersebut seharga Rp 500 ribu. Diduga tersangka merupakan kurir narkoba tersebut.

Sekitar 4 jam kemudian, tim opsnal Resnarkoba kembali membekuk pengedar sabu di Jalan Letjend Suprapto Gang Madinatul Iman RT 45, Baru Ulu, Balikpapan Barat. Ya, JP (45) seorang mekanik harus berurusan dengan polisi lantaran menguasai narkotika jenis sabu.

“Dari tangan tersangka JP kami amankan 3 paketsabu dalam kemasan plastik bening, seberat 0,7 gram,” ujarnya.

Tiga paket sabu siap edar tersebut disimpan di dalam kotak rokok. Saat petugas merangsek masuk ke rumah JP, tersangka sempat melempar bungjus rokok ke arah dapur. Namun, apa yang dilakukannya kedapatam petugas. Ia tak berkutik saat petugas membuka bungkus rokok, yang di dalamnya terdapat narkoba.

Dari penuturan JP, sabu tersebut diambil dari salah satu pemain narkoba di kawasan Balikpapan Barat. Ia membelinya dengan harga Rp 1,3 juta.

“Kita masih kembangkan. Cari ke jaringan di atasnya. Kedua tersangka saat ini mendekam di sel untuk diproses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) huruf a UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Mursalin)

%d blogger menyukai ini: