KEDUA SAYAP LUFFY YANG KINI TAK SERASI~ (ALASAN SANJI PERLU POWER UP (FISIK) DI ARC WCI)

KEDUA SAYAP LUFFY YANG KINI TAK SERASI~
(ALASAN SANJI PERLU POWER UP (FISIK) DI ARC WCI)

Selamat malam Nakama sekalian, postingan ini mengandung opini pribadiku. Langsung saja, apa kalian ingat, bagi Luffy siapakah dua orang yg memikul kedua sayapnya? Yap, Zoro dan Sanji. Itu adalah sebuah analogi dari Oda di SBS volume 73 – Ch729. Bagi seekor burung, sayap digunakan untuk terbang. Jika bicara tentang posisi sayap ketika terbang, sudah pasti posisi dan gerak kedua sayap itu harus sama, kan? serta agar dapat terbang dengan baik, tidaklah bisa seekor burung terbang dengan sebelah sayap yg ringkih. Hal tsb menggambarkan peran serta kekuatan Zoro dan Sanji yang juga hampir sama. Supaya sayap tersebut seimbang antara sisi kanan dan sisi kirinya.

Oda selaku mangaka merealisasikan analogi yg diatas. Sekarang kita lihat riwayat perjalanan mereka. Mereka selalu mengalahkan musuh yg jadi kaki tangan dari antagonis utama. Zoro selalu mengalahkan musuh terkuat kedua. Sementara Sanji selalu mengalahkan musuh terkuat “ketiga”. Atau lebih tepatnya begini, KRU SHP YG LAIN TAK PERNAH SEKALIPUN MENGALAHKAN MUSUH YG LEBIH KUAT (SECARA FISIK/KEKUATAN TEMPUR) DARI MUSUH YG DIKALAHKAN ZORO DAN SANJI. Pengecualian untuk arc Arlong Park. Hanya di arc ini yg terlihat Sanji mendapat lawan yg sedikit lebih tangguh dari lawan Zoro (ini menurutku ya), sah–sah saja sih dikarenakan Zoro di arc Arlong park tidak dalam kondisi prima akibat lukanya sewaktu melawan Mihawk di Baratie. Bagaimanapun, Hachan yg jadi lawan Zoro tetaplah salah satu anggota terkuat yg dimiliki Arlong. Dan terlepas dari hal itu, konsepnya selalu sama. Dua musuh terkuat setelah antagonis utama selalu jadi jatah Zoro dan Sanji.
1. [Arc Arabasta] Zoro mengalahkan Mr.1 sementara Sanji mengalahkan Mr.2.
2. [Arc Skypiea] Zoro mengalahkan Ohm. Sementara Sanji mengalahkan Satori. Nah ini maksud kalimat full capslock diparagraf sebelumnya. Sebenarnya Satori bukanlah musuh terkuat setelah Ohm, yg terkuat setelah Ohm adalah Shura. Tetapi karena rules-nya tak ada anggota SHP lain yg mengalahkan musuh lebih kuat (fisik) dari Zoro & Sanji, maka dalam cerita Shura bukan dikalahkan oleh kru SHP.
FYI ini urutan Pendeta Enel dari yg terkuat: 1. Ohm (Ujian Besi, kemungkinan lolos 0%) 2. Shura (Ujian Tali, kemungkinan lolos 3%) 3. Satori (Ujian Bola, kemungkinan lolos 10%) 4. Gedatsu (Ujian Rawa, kemungkinan lolos 50%).
3. [Arc Enies Lobby] Zoro mengalahkan Kaku (2200 Doriki), Sanji mengalahkan Jyabura (2180 Doriki). Ini sangat tipis, dimana mereka benar2 mendapat lawan setara. 10 Doriki setara dengan Seorang Prajurit yg membawa senjata. Selengkapnya ttg Doriki: Chapter 379.
4. [Arc Thriller Bark] Zoro mengalahkan Ryuma sementara Sanji mengalahkan Absalom.

Bisa kita simpulkan, kekuatan Zoro dan Sanji hampir setara dilihat dari lawan yg mereka kalahkan. Ini adalah apa yang terjadi di Grandline (Paradise). Bagaimana saat di New World? Apakah mereka masih terlihat setara? Jelas tidak. Salah satu sayap Luffy saat ini mengepak lebih lebar dari sayap sebelahnya. Zoro terlihat sangat berkembang fisik/kekuatan tempurnya. Arc Punk Hazard, saat memojokkan Monet, Zoro melakuannya dengan sangat mudah. Sementara Sanji, alih-alih dapat memberikan perlawanan yg berarti, tetapi tulang kakinya retak saat menahan salah satu tendangan dari Vergo. Kalaupun Sanji mampu mengalahkan Vergo, kelihatannya itu akan menguras banyak tenaga Sanji secara fisik. [Chapter 681 – Luffy vs Master]. “Hei bukannya itu nggak adil? Membandingkan Monet dan Vergo. Vergo itu mantan eksekutif tertinggi di Donquixote Family. Wajar Sanji lebih sulit untuk mengalahkannya.” Tentu saja. Kekuatan mereka memang berbeda lumayan jauh, bagaimana jika kita bandingkan dengan lawan Zoro yg lebih cocok disetarakan dengan Vergo, yaitu Pica. Pada Arc Dressrosa Zoro berhasil mengalahkan Pica tanpa mendapat luka fisik yg berarti. Sudah terbayangkan betapa jauhnya perbedaan mereka. Padahal sebelum timeskip Oda selalu memposisikan Zoro & Sanji sebagai kru SHP dgn kemampuan bertarung terkuat dibawah sang kapten. Namun sekarang aku melihat Franky/Brook lebih bisa diandalkan kekuatan bertarungnya dari Sanji.

Sanji yg sekarang tertinggal jauh dari Zoro dalam hal bertarung. “Tapi Min, kan Sanji itu seorang Koki, tentu saja dia lebih memfokuskan diri untuk latihan memasak drpd bertarung.” I know, Waktu terpisah 2 tahun tujuan Sanji memang berbeda dengan Luffy, Zoro, atau Usopp yg fokus melatih fisik. Sanji fokus ke usaha merebut “resep rahasia” dari Kamabakka demi bisa menyajikan makanan bertenaga kpd teman2nya. Itu adalah peran seorang Koki [Chapter 595-Janji]. Tapi, bukankah Sanji itu Koki Petarung? KEMAMPUAN BERTARUNGNYA TAK KALAH HEBAT DARI KEMAMPUAN MEMASAKNYA. SEPERTI ITULAH SANJI YG KITA KENAL. Bicara tentang kemampuan memasaknya, sudah pasti berada di level tinggi setelah 2 tahun di Newkama land (apalagi skrng dia membuat kue untuk Big Mom, yg rasanya sudah dapat kita bayangkan) jadi menurutku yg Sanji butuhkan saat ini hanyalah Power Up dari segi fisik/kekuatan bertarung. Fisik Sanji yg skarang belum cukup kuat untuk mengimbangi Zoro. Apalagi kemungkinan Jinbe akan bergabung di SHP setelah arc WCI selesai, jika Sanji tak bekembang di arc ini, posisi pemikul sayap mungkin akan jatuh ke tangan Jinbe. Dan aku tidak kepikiran hal itu akan terjadi. Tidak. Tidak setelah mengingat konsistensi Oda selama ini yg selalu menempatkan Zoro & Sanji diposisi nomor 2 setelah Luffy. Posisi “Trio Monster” akan tetap sama. Disini aku akan mulai teori tentang power up Sanji. NB: Anda mungkin memasuki zona opini liar X”D
————————————————-
[Chapter 840 – Topeng Besi] Saat Vinsmoke bersaudara masih dalam kandungan ibunya, dijelaskan bahwa Gen mereka telah dimodifikasi serta dibekali berbagai potensi yg lebih dari manusia biasa. Vinsmoke Jajji memberikan 2 hal yg paling menonjol kpd keempat anak lelakinya. Pertama, potensi kekuatan special mereka seperti api (ichiji), listrik (Niji), dll. Kedua, “sifat batu” (ini istilahku saja) yaitu sifat tanpa belas kasih, antipati, tak kenal takut, tak peka, atau tak punya perasaan. Hal ini juga diiringi dengan daya tahan tubuh yg kuat dan gesit dari manusia normal. Semua itu dimasukkan lewat sebuah operasi pada tubuh Ibu mereka, Sora. Akan tetapi Sora menolak ide tsb dan meminum suatu obat yg punya efek cukup kuat untuk menggagalkan rencana Jajji hingga menyebabkan 1 dari 4 kembar terlahir dalam keadaan normal, dialah Sanji.

Nah pendapatku seperti ini, Sora tak sepenuhnya berhasil dan Jajji tak sepenuhnya gagal. Sora berhasil mewariskan sifat baik sementara Jajji berhasil mewarisikan kekuatan tempur dalam diri Sanji. Bagaimanapun Jajji adalah ilmuwan hebat, aku pikir sebuah obat tak akan berdampak sampai membuat salah satu “ciptaannya” gagal 100%. Sora berhasil menghilangkan “sifat batu” dari diri Sanji, dan Jajji berhasil menanamkan bakat/potensi kekuatan special dalam diri Sanji. Adil. Bakat ini tertahan di tubuh Sanji kecil juga dikarenakan obat Sora. Inilah alasan Sanji kecil terlihat sama sekali tak berkembang dari saudara-saudaranya, dia normal saat itu. Kekuatan itu terus bersemayam dalam dirinya hingga waktu dimana kelak jiwa dan raga-nya benar2 sanggup menampung kekuatan tsb. Kapan? Aku pikir di arc WCI inilah waktunya bagi kekuatan tsb muncul. Coba perhatikan,
– Reiju = Racun. Hampir mirip dengan buah Doku Doku Magellan.
– Ichiji = Api. -||- Mera Mera Sabo.
– Niji = Listrik. -||- Goro Goro Enel (?petir)
– Yonji = (kurang paham jenis ke\kuatannya X”D)
– Sanji = ?
Jika melihat kekuatan special dari saudara2 Sanji, mereka punya kekuatan berbeda tiap orang dan hampir mirip dengan kekuatan DF tertentu. Jadi aku berpikir, kekuatan special yg cocok untuk Sanji mungkin adalah Cahaya! Sebuah kekuatan yg membuatnya mampu bergerak serta menghasilkan tendangan berkecepatan cahaya. Hei hei, Bukankah Sanji sering digadang-gadang untuk bertarung melawan Kizaru? Wait, tentu saja Kekuatan Cahaya Sanji yg kumaksud disini tidak se-serbaguna DF Pika-Pika ya sob. Seperti halnya racun Reiju yg tidak se-luarbiasa Magellan atau Ichiji yg tak sehebat Sabo dalam mengendalikan Api. Kekuatan Cahaya Sanji punya batas, tak bisa mengeluarkan sejenis beam. Hanya membantu dalam gerakan dan memaksimalkan kenbun miliknya. Kenbun + Tendangan Berkecepatan Cahaya akan membawa Sanji berada di level yg setara saat melawan Kizaru nanti. Intinya, maksudku kekuatan ini tidak akan merubah gaya bertarung Sanji. Sanji tetap bertarung ala bag big bug dgn teknik kaki andalannya.

Dengan kejadian seperti ini, tentu kekuatan fisik Sanji akan meningkat drastis. Dan bisa disetarakan dengan Zoro yg sekarang. Begitu Jinbe masuk ke SHP, posisi trio monster tak perlu dikhawatirkan. Masih tetap Luffy , Zoro, dan Sanji. Perang di Wano kemungkinan membutuhkan kekuatan fisik yg besar, itu juga jadi alasan Sanji perlu power up. Seperti itulah. Untuk lawan Sanji di arc WCI, jika diharuskan aku akan memilih Daifuku. Dia anak ke-3 BM sekaligus kembaran Katakuri. Bisa dikatakan dia adalah lawan terkuat dibawah Katakuri yg layak dikalahkan Sanji. Apalagi bbrp waktu lalu mereka pernah sedikit bertarung.

Tentu aku berpikir Power UP Sanji tidak akan datang secara kebetulan. Harus ada pemicu yg akan merangsang kekuatan / potensi terpendam dalam diri Sanji itu keluar. Apa hal yg sering memicu seorang karakter mengeluarkan seluruh potensi kekuatannya? Amarah yg memuncak, kondisi tersudut, kesedihan yg luar biasa, juga hal2 lain yg begitu mengguncang emosi. Disinilah titik lemah teori ini karena aku nggak kepikiran apa saja hal yg bisa bikin emosi Sanji terguncang. Awalnya aku sempat berpikir Pudding akan –tamat—agar bisa mengguncang emosi Sanji, tapi kayaknya itu terlalu sadis, dan maksa. X”D

Kepanjangan nih kyknya. Yuk yg mau koreksi atau tukar pendapat. Makasih buat yg udah mau baca sampai akhir dan Admin Ryuuma yg udah mau ngasih saran dan koreksi.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: