Kapolres Bojonegoro Pimpin Langsung, Apel Gelar Operasi Lilin Semeru 2017

Kapolres Bojonegoro Pimpin Langsung, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017

    Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro

Bojonegoro, Infosindo.com -Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSI, pada Kamis (21/12/2017) pukul 08.00 WIB, bertempat di Alun-alun Bojonegoro pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017, dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Operasi Lilin Semeru 2017, menurut rencana akan dilaksanakan mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018.

Tampak hadir dalam apel tersebut segenap unsur Forpimda Kabupaten Bojonegoro, periwra TNI dan Polri, Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan sjumlah tamu undangan.

Sementara peserta apel terdiri dari ratusan aparat gabungan dari Polres Bojonegoro, anggota TNI dari Kodim 0813 Bojonegoro, Sat Brimob, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP, Kesbang Linmas, Satpam, BPBD, Dinas Damkar, PMI, Senkom dan Orari, Saka Bhayangkara serta Perwakilan Perguruan Silat atau Bojonegoro Kampung Pesilat.

Selain itu turut dihadirkan kendaraan dinas roda dua Vixion dan Tril serta kendaraan dinas roda empat dari Polsek Jajaran, Ambulance dan Mobil Damkar.

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro membacakan Amanat Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 digelar serentak di seluruh Indonesia, dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dan apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan.

“Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 digelar guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.” tutur kapolres membacakan amanat Kapolri.

Masih dalam Amanat Kapolri, Kapolres menuturkan bahwa, Operasi Lilin Semeru 2017 secara nasional
melibatkan 170.304 personel , yang terdiri atas 90.057 personel Polri ,20.070 personel TNI dan 60.177 personel dari instansi terkait beserta komponen masyarakat lainnya dan dibangun 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan , yang tergelar diseluruh wilayah Indonesia.

“Tolok ukur keberhasilan Operasi Lilin 2017 ini ditandai dengan terwujudnya kamseltibcar lantas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulanginya dampak bencana alam.” lanjut Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan beberapa hal yang ditekankan oleh Kapolri untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh personel yang bertugas yaitu, memetakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah dan menentukan cara bertindak yang tepat melalui penyusunan rencana operasi yang matang;

– Meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional yang meresahkan di pusat keramaian, tempat ibadah dan tempat-tempat lainnya;

– Melakukan pendekatann dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh Ormas, bila tetap terjadi, lakukan tindakan tegas dan profesional;

– Mengptimalkan pengggelaran anggota di tengah masyarakat, lakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu-lintas guna mengurai dan mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu-lintas;

– Memaksimalkan peran Satgas Pangan di masing-masing daerah, guna mewujudkan stabilitas harga pangan dengan menggandeng instansi terkait.

“Dan yang terpenting dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 ini, harus memperkuat sinergitas polisional dengan seluruh stakeholders, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” jelas Kapolres.

Usai membacakan Amanat Kapolri, Kapolres Bojonegoro menyematkan pita kepada perwakilan anggota dan dinas instansi terkait, sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Semeru 2017.

Tinggalkan Balasan