Info Sindo
Info Sindo
BERPINDAH : Tersangka M Muchtar Dengan Tangan Diborgol Dikawal Staf Pidsus Kejari Gresik Dalam Pelimpahan Berkas Tahap Dua Di Kejaksaan. Jum’at, 12 April 2019

Gresik, Infosindo.com – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri Gresik akhirnya merampungkan pemberkasan perkara pungutan liar di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik. Itu ditandai dengan penyerahan BAP dan tersangka serta barang bukti.
Untuk mempermudah persidangan, terdakwa M Muchtar yang awalnya ditahan di Rutan Kelas I Medaeng, Waru Sidoarjo ke tahanan khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Rencananya terdakwa akan disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikir) Surabaya pekan depan.
Pelimpahan tahap II dilakukan di Kantor Kejari Gresik, Kamis (11/4) siang. Tersangka M Muchtar didatangkan untuk menjalani pemeriksaan serta pengesahan tahap II. Pemeriksaan itu untuk melengkapi hasil pemeriksaan memanggil puluhan saksi pejabat di Pemkab Gresik. Selanjutnya, pihak penyidik melakukan tahap 2 yakni penyerahan tersangka dan Barang Bukti (BB) dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum.
Tersangka datang ke Kejari Gresik didampingi kuasa hukumnya Achmad Riyadh dan rekan. Kali ini, Jaksa Pidsus memindahkan tersangka dari Lapas Medaeng ke Rutan Kejati Jatim agar lebih mudah dalam menjalani sidang di PN Tipikor, Sidoarjo.
Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto menyatakan bahwa proses pemeriksaan tersangka M. Muchtar sudah selesai di penyidik. Penyidik menyerahkan berkas tersangka dan BB ke jaksa penuntut.
“Tahap 2 sudah kita lakukan, selanjutnya berkas akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor, dan segera akan disidangkan,” tegas Andrie.
Dikatakan, hingga kini, perkara OTT jasa pungut insentif di BPPKAD Gresik hanya satu tersangka. Nanti kita lihat jalannya persidangan dan hasil putusan dari Hakim. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, tapi saat ini belum, ” pungkasnya.
Sebagai catatan, setelah hampir tiga bulan sejak terjaring operasi tangkap tangan dengan barang bukti uang sebesar Rp. 537 juta, tersangka mantan Sekretaris BPPKAD sekaligus Plt Kepala BPPKAD Gresik akan segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Surabaya.

Tinggalkan Balasan