Info Sindo
Info Sindo
Selasa, 09 April 2019

Nganjuk, Infosindo.com -Satresnarkoba Polres Nganjuk, Senin (8/4/2019) malam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan mengamankan 3 tersangka. Kini, mereka masih menjalani penyidikan di Mapolres Nganjuk.

Ketiga tersangka itu, 2 di antaranya berasal dari Kecamatan Ngronggot. Mereka adalah, Moh. Digo Afriyanto (23) warga Dusun Bandung Desa Betet, M. Chilmi Mushofa alias Temon (23) warga Dusun Kedunglo Desa Ngronggot, dan Chandra Agung SA (27) warga Desa Watudandang Kecamatan Prambon.

Dari tangan tersangka Digo, diamankan barang bukti berupa 1 plastik klip shabu berat kotor 0,39 gram, seperangkat alat hisap, 1 bungkus rokok, sebuah ponsel dan uang tunai Rp 200 ribu.

Sedangkan dari tersangka Temon, disita barang bukti berupa 5 plastik klip sabu berat bersih total 0,78 gram, seperangkat alat hisap, sebuah timbangan elektrik dan sebuah ponsel.

Sementara dari tersangka Chandra, diamankan barang bukti berupa 5 plastik klip sabu berat bersih total 5,5 gram, seperangkat alat hisap, sebuah timbangan elektrik, sebuah ponsel, dan sebuah tas warna coklat.

“Ketiga pelaku sampai saat ini mengaku sebagai pengguna. Namun kami tidak serta merta percaya begitu saja. Kasus ini masih dalam penyidikan untuk mengetahui peran masing-masing tersangka,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Selasa (9/4/2019).

Sudarman menjelaskan, dibekuknya pelaku berawal dari sebuah info yang mengatakan jika di salah sebuah rumah kontrakan Dusun Blumbung Desa/Kecamatan Ngronggot, diduga digunakan pesta sabu.

“Berdasarkan informasi itu, petugas bergerak untuk melakukan penyelidikan dan dapat mengamankan dua pelaku, yakni DA dan Temon. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti,” paparnya.

Kepada petugas, mereka mengaku mendapatkan barang itu dari tersangka CA. selanjutnya petugas bergerak untuk mencari keberadaan CA. Akhirnya dia dapat dibekuk petugas di rumahnya bersama barang bukti.

“Diduga kuat, tersangka CA ini sebagai pengedar. Dia juga mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang saat ini masih buron,” pungkas Sudarman.