Info Sindo
Info Sindo
Sopir Bus Rahayu W 7197 UZ, Alex Purwanto, 35 Mengalami Patah Tulang Akibat Kecelakaan Di Jalan Raya Ngawi-Mantingan KM 20-21, Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Selasa, 09 April 2019

Ngawi Infosindo.com — Bus Sugeng Rahayu kembali mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Ngawi, Jawa Timur, Selasa (9/4/2019) pagi. Ada 13 orang yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan bus jurusan Solo-Surabaya itu.

Salah satu yang menjadi korban dalam kecelakaan bus berpelat nomor W 7197 UZ itu adalah sopir bus, Alex Purwanto, 35. Alex mengalami patah tangan dan kaki dan luka di beberapa bagian tubuh.

Dia menuturkan menurut keterangan saksi, bus yang membawa penumpang sebanyak 60 orang itu melaju dari arah Solo ke Surabaya. Saat itu, bus tersebut hendak menyalip sebuah truk yang ada di depannya. Namun saat menyalip itu ada kendaraan truk lain dari arah berlawanan.

Karena kondisi bus melaju dengan cukup cepat hingga akhirnya bus Sugeng Rahayu itu membanting setir ke arah kiri. Bus tersebut pun menabrak pohon jati yang ada di kiri jalan. Bus tersebut akhirnya pun terguling.

“Jadi bus ini mau menyalip tapi karena di depan ada truk jadi gagal menyalip hingga akhirnya membanting setir ke kiri,” ujar dia.

Berikut identitas 13 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Ngawi:

1. Alex Purwanto, 35, (sopir bus Sugeng Rahayu W 7197 UZ), mengalami patah tulang tangan kanan, patah telapak kaki, luka bagian lutut

2. Sugeng Supinto, 25, (penumpang), warga Desa Ngumpat, Kecamatan Bagor, Nganjuk, terluka di bagian tangan dan telinga

3. Ruslan, 45, warga Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar

4. Debby S., 43, warga Mapangal, Manado

5. Suyanto, 49, warga Pagu, Kabupaten Kediri

6. Surayem, 48, warga Desa Sine, Kabupaten Sragen

7. Indah Dwi Cahyanti, 25, warga Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Ngawi

8. Yatmi, 66, warga Desa Kedungprahu, Kecamatan Widodaren, Ngawi

9. Samini, 49, warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen

10. Siti Marfuah, 50, warga Porong, Kabupaten Sidoarjo

11. Sri Wahyuni, 38, warga Desa Sine, Kecamatan Sragen

12. Beni Atikasari, 48, warga Desa Sine, Kabupaten Sragen

13. Sumarni, 43, Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen