Deklarasikan Anti Hoax Dan Radikalisme KARO SDM Disambut Oleh Ulama Dan Santri

Info Sindo
Info Sindo
Tampak Foto Diatas KARO SDM Kombes Pol. Ihsan Amin Didampingi Oleh Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiratama Saat Membagikan Kaos Kepada Sntriwan Dan Santriwati Yang Bertuliskan Anti Hoax Dan Radikalisme. Sabtu, 29 Desember 2018

Nganjuk, Infosindo.com -Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Lucky Hermawa giatkan kapampaye Anti Hoax Melalui KARO SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Ihsan Amin Bersama Polres Ngajuk.

Giat Kampanye anti hoax ini KARO SDM Kombes Pol. Ihsan Amin didampingi oleh Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiratama. Adapun Deklarasi anti hoax ini digelar di Pondok Pesantren Mojosari Kabupaten Nganjuk.

Adapun dalam giat ini turut hadir KARO SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Ihsan Amin, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiratama, Pengsuh Ponpes Mojosari KH. Abdul Halim, Pengasuh Ponpes Kremyang KH. M. Ridwan, Pengasuh Ponpes Gedongsari KH. Ali Murthadho, Ketua Ulama Kamtibmas KH. Syamsudin Ali, Muspika Kec. Loceret, Ketua PCNU Nganjuk KH. M. Bisri, Rois Am PCNU KH. Ali Mustofa, dan Santriwan Santriwati.

Dalam giat tersebut KARO SDM Kombes Pol. Ihsan Amin menyampakan bahwa “untuk menjaga Kebutuhan bangsa ini kita jangan mudah terprovokasi oleh isu dan berita yang tidak dapat dipercaya tentang kebenaranya dan jangan gampang terpengaruh oleh faham radikal yang Sedang berusaha untuk menggerogoti persatuan dan kesatuan Ini. Oleh karena itu mari kita bersama perangi hoax supaya tatap terjaga Kebutuhan dan persatuan bersama untuk NKRI yang kita cintai”, terangnya Ihsan Amin.

Pada kesempatan lain Pria dengan pangkat bintang 3 ini juga menambahkan “tokoh agama adalah orang yang sangat berepengaruh, oleh karena itu kami dari jajaran Polda Jatim dari SDM khususnya mengajak para Ulama maupun Tokoh Agama, tokoh lintas agama dan para Santriwan Santriwati untuk bersama sama memerangi Hoax dan faham radikalisme”, tegasnya.

Dan dalam giat tersebut juga dibdagikan kaos yang bertuliskan anti hoax dan radikalisme.

%d blogger menyukai ini: