Harga Telur Meloncat, Kapolres Mojokerto Cek Pasar Dan Peternakan Ayam

Info Sindo

Mojokerto, Infosindo.com – Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata bersama Tim Satgas Pangan Polres Mojokerto melakukan pengecekan ke peternakan ayam potong di Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging dan Pasar Legi, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/7/2018).

Ini dilakukan menyusul tingginya harga telur dan daging ayam di wilayah hukum Polres Mojokerto. “Hari ini kita cek Pasar Mojokerto, harganya sebelumnya kisaran Rp 30 ribu jadi Rp 34 ribu. Ayam potong yang sebelumnya Rp32 ribu, sekarang Rp 38 ribu. Hari ini, kita juga cek kandang ayam, untuk produsennya,” ungkapnya.

Dari hasil pengecekan tersebut, lanjut Kapolres, ditemukan ada beberapa hal yang menyebabkan menurunkam kapasitas produksi telur ayam. Salah satunya yakni adanya penyuntikan antibiotik ractopamine dan AGP yang dilarang mulai bulan Januari 2018 lalu. 

“Kami masih mencari lagi, ada apa tidak karena ini rentang waktu cukup lama tapi bari naik empat hari lalu. Telur dan ayam sama sehingga kita ambil contoh satu disini. Kalau pakan tidak naik, kita masih mencari sebab lain. Ini hanya satu faktor, kita akan cari variabel lainnya,” katanya.

Kapolres menambahkan, jika pihaknya belum menemukan adanya indikasi permainan harga di pasaran. Namun yang terjadi justru penurunan kapasitas produksi yang juga diakui peternak yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto.

%d blogger menyukai ini: