Himbauan Kapolres Tuban Dalam Rangka Focus Group Discussion (FGD)

Tuban, Infosindo.com -Dalam rangka menjelang menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 ini 2 kecamatan yang bertetangga Bangilan Dan Senori menjalin kekompakan bersama dalam menjalin kebersamaan menjaga mengiringi pilkada serentak untuk persiapanya. Adapun dalam acara tersebut di hadiri oleh Kapolres Tuban, KPU, Kapolsek Bangilan dan Senori, ndan Ramil Bangilan dan Senori, Camat Bangilan dan Senori, Tokoh agama, Peserta PPL, Panwas dan lain sebagainya.

Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR mengingatkan agar penyelenggara pemilu (PPS) maupun pengawas di tingkat bawah (PPL) untuk memegang teguh tiga hal penting, agar tidak diprotes masyarakat. Ketiga hal tersebut adalah harmonis, netral dan profesional.

Dikatakan Trisno, sapaan Kapolres Tuban saat kunjungan di Bangilan, PPS dan PPL memiliki beda fungsi. Pihaknya mengibaratkan, satunya pemain bola dan satunya wasit, maka harus tetap menjaga keharmonisan dalam bertugas.

Penyelenggara maupun pengawas, lanjut dia, agar tidak mengeblok salah satu kompetitor dan harus netral. Sebab, jika mereka bekerja sesuai aturan akan minim protes dari masyarakat.

“Penyelenggara dan pengawas di tingkat bawah harus harmonis, profesional dan netral. Jika sesuai aturan minim protes,” kata polisi dengan pangkat dua melati di pundaknya itu.

Selain itu, perwira menengah Polri itu berharap PPL dan PPS selalu menjaga komunikasi dengan tiga pilar desa (Babinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa). Tiga pilar siap membatu, maka mereka harus dilibatkan dalam menghadapi Pemilukada, Pemilu Legislatif, dan Pemilihan Presiden.

“Semua elemen harus diajak komunikasi dengan baik atau musyawarah. Jangan khawatir lagi di lapangan ada tiga pilar mereka siap bantu,” pintanya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar jangan sampai Pemilukada dan pemilu lainnya menyebabkan hubungan silaturahmi putus. Karena pilihan boleh beda namun jangan sampai meretakkan hubungan sama tetangga.

“Kita harus lebih dewasa dan bijak di zaman now. Pilihan boleh beda, namun tetap saudara,” pungkasnya menandaskan. (Mursalin)

%d blogger menyukai ini: