Jajaran Polres Jombang Usut Vidio Viral Aksi Pengeroyokan Pemuda Di Jombang

Info Sindo : Foto Ilustrasi

Jombang, Infosindo.com – Aparat kepolisian resor (Polres) Jombang, Jawa Timur, langsung melakukan penyelidikan terkait beredarnya video kekerasan pemuda di media sosial (medsos), Sabtu (9/6/2018).

“Kami tengah melakukan penyelidikan, terkait beredarnya video kekerasan tersebut. Kami tadi sudah ke lapangan untuk memastikan disebelah mana lokasinya,” kata Kapolsek Diwek, AKP Bambang Setyobudi, saat dihubungi awak media Sabtu (9/6/2018).

Pihaknya belum bisa memastikan kebenaran video itu. Namun, untuk saat ini polisi masih mempelajari video yang viral di medsos tersebut.

“Saya nggak tahu video itu bener dan tidaknya, tapi akan tetep dilakukan penyelidikan dalam video ini kebenarannya bagaimana kan gitu. Tadi saya mulai melakukan penyelidikan dari jam 14.00 WIB, hingga sekarang ini teman-teman masih dilapangan semua,” tutur Kapolsek.

“Nanti saya akan infokan kelanjutannya. Takutnya, pelaku pengeroyokan melarikan diri,” pungkas Bambang.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali dibuat heboh, dengan beredarnya video aksi kekerasan yang dialami empat orang pemuda di media sosial (medsos).

Video berdurasi 30 detik itu, diduga terjadi di tepi jalan raya Bypass Cukir, Jombang tersebut, pertama kali diunggah akun Facebook bernama Ayu Dinda di grup “Jual Beli HP Jombang Dibawa 200 ribu”.

“Viralno lur. Sakno sing eruh kronologi e. Negoro hukum iki. Lokasi Bypass Cukir,” tulis Ayu.

Nampak pemuda dengan masih mengenakan seragam batik bersama tiga orang temannya mendapat perlakuan tidak wajar oleh sejumlah pemuda, ketika sedang duduk santai “ngabuburit” di tepi jalan Bypass Cukir.

Dalam video yang diunggah Raka Isnandar ke grup “Info Wong Jombang” pada Sabtu (9/6/2018), sekira pukul 14.07 WIB, meneruskan postingan akun Ayu Dinda, itu memperlihatkan bagaimana segerombolan pemuda menendang dan memukuli empat pemuda yang sedang duduk, secara beramai-ramai.

Segerombolan pemuda tersebut, langsung melakukan kekerasan diduga hanya karena pemasalahan sepele.

%d blogger menyukai ini: