Selama Operasi Jajaran, Polres Tegal Kabupaten Ringkus 11 Curanmor, Ini 3 Kecamatan Paling Rawan

Info Sindo
Info Sindo
Kapolres Tegal Kabupaten AKBP Dwi Agus Prianto
Info Sindo
Info Sindo : Beberpa Tersangka Diantaranya Sedang Digelandang Ke Mapolres Tegal Kabupaten Hasil Operasi Jajaran

SLAWI, Infosindo.com — Sebanyak sebelas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadah berhasil diringkus Satreskrim Polres Tegal selama Operasi Jaran 2018 lalu.
Dua di antara pelaku tersebut diketahu masih di bawah umur.

Para pelaku tersebut dibekuk ‎setelah polisi mendapat sejumlah laporan tindakan pencurian dari sembilan korban.
Laporan itu semua berasal daei sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal selama kurun waktu September 2018 hingga Oktober 2018 kemarin.
Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto menuturkan bahwa beberapa pelaku di antaranya berasal dari luar warga Kabupaten Tegal.
“Operasi Jaran 2018 kita berhasil ungkap sembilan laporan polisi. Dari sembilan laporan itu, kita lakukan penangkapan terhadap 11 tersangka,” ujar Dwi kepada awak media, Rabu (7/11/2018).
Para pelaku asal Kabupaten Tegal yang ditangkap di antaranya yakni:
1. Sigi Prayogi (19) warga Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi,
2. MSA (15) warga Desa Sidakaton,
3. YN (18) warga Desa Margasari, Kecamatan Margasari,
4. Miftahudin (31) warga Desa Cikura, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal,
5. Andri Fitrio Mulyo (25) warga Desa Setu Kecamatan Tarub,
6. Ahmad Saefurrohman (48) warga Desa Pedeslohor Kecamatan Adiwerna.

Lalu, pelaku yang berasal dari luar Kabupaten Tegal di antaranya adalah
1. Umar Fauzi (19), warga Desa Warungpring Kecamatan Warungpring Pemalang,
2. Wirjo (21) warga Cakung Bekasi Timur,
3. Mu’min (27) warga Desa Karangdawa, Kecamatan Warungpring Pemalang,
4. Agus Riyanto (25) warga Desa Warungpring,
5. Miftahudin (21) warga Desa Warungpring,
6. Andri Fitrio Mulyo (25)
“Ada dua tersangka yang masih di bawah umur‎. Kita kenakan diversi, penyelesaian melalui mekanisme di luar pengadilan karena masih di bawah umur,” sambung Dwi.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan para tersangka di antaranya enam unit sepeda motor berbagai jenis dan merk, serta sejumlah kunci kontak dan STNK.
‎Menurut dia, para pelaku beraksi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tegal.

Paling banyak, kata Dwi, berada di Kecamatan Kramat, Margasari, dan Pangkah.
“TKP-nya ada yang di rumah dan di tempat-tempat parkir. Modusnya menggunakan kunci T,” jelasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
“Ada satu yang dikenakan pasal 480 KUHP‎ (penadah), ancaman hukuman empat tahun penjara. Dalam Operasi Jaran ini, kita fokuskan di 363 (pencurian dengan pemberatan),” tambah Dwi.

%d blogger menyukai ini: