KAMI AS-SALAM Adalah Potret Pemimpin Bangsa

Tuban, Infosindo.com – Ahir ahir ini Pondok Pesantren KMI Assalam yang berada diKecamatan Bangilan Kabupaten Tuban ini telah banyak menyita perhatian publik hingga keseluruh pelosok Nusantara.

Karena KMI Assalam ini adalah lembaga pendidikan yang mengikuti pendidikan formal dan berjenjang mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 yaitu setara dengan SLTP dan juga kelas 4 sampai dengan kelas 6 yaitu setara dengan SLTA dan KMI Assalam juga sebagai yayasan Pondok pesantren modern. Karena berbentuk pesantren, maka peserta didiknya bermukim atau berdomisili oleh tempat yang sudah disediakan. Tepatnya pada hari senin 23 januari 2017 di pesantren ini telah melaksanakan upacara Ceremonial serah terima jabatan (Sertijab) kepemimpinan santri “Organisasi Pondok Assalam” atau yang biasa disebut dengan OSPA.

Dalam acara Sertijab OSPA tersebut telah dihadiri oleh anggota Dewan dari kabupaten Tuban, seluruh dewan guru, santriwan santriwati dan sebagian masyarakat.

Karena keberadaan Pesantren modern ini cukup menjadi sorotan dan perhatian dari masyarakat, pemerintah dan tokoh tokoh besar di Indonesia. Tampak foto diatas dari berbagai rangkaian acara ceremonial dan para tamu undangan dan pengunjung terlihat sangat rapi dan mengesankan.

Sebab dalam tata cara pelaksanaan itu sangat menujukkan keberhasilan pendirinya yaitu almarhum KH. Abdul Moehaimin Tamam. Pada acara ceremonial salah satu sambutannya adalah menekankan prinsip “Siap dipimpin maka siap memimpin” begitu ujarnya seorang alumnus yang bernama Mulyadi, DSP, S.Pd.I yang sekarang menjadi salah satu guru dipesantren tersebut. Semasa hidupnya KH. Abdul Moehaimin Tamam telah benar benar mendidik dengan matang dengan menanamkan gemblenganya “Patah Tumbuh Hilang Berganti” bahkan dengan sangat tegasnya Mulyadi menegaskan “Patah Satu Tumbuh Seribu” dan yang demikian itu memang sudah terbukti dengan keberhasilan para alumnusnya.

Bila dilihat para alumni dari KMI Assalam ini mempunyai pola pikir yang berkembang secara positif dan kreatif, sehingga dari masing masing alumni mempunyai skill & kreatifitas yang berbeda beda. Dari beberapa alumnus ada yang menjadi Dosen dibeberapa Universitas dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Bukan cukup di Indonesia saja tapi ada juga yang menjadi guru dan dosen di Negri jiran Mesir di Universitas Kairo Al-Azhar yaitu alumnus yang bernama Marghoni. Selain di dunia pendidikan para alumnus juga banyak menduduki posisi penting di masyarakat ada yang sebagai tokoh politik, ulama’, PNS, jurnalis, seniman, da’i, pengusaha dan sebagai perangkat jajaran pemerintah. Jadi sudah sangat jelas KMI Assalam memang benar benar telah berhasil mendidik dan mengkader santri santrinya untuk menjadi generasi para penerus bangsa.

Beberapa hal tersebutlah banyak dari sekolah sekolah lain ingin belajar dari keberhasilan dari KMI Assalam ini. Dari mulai berdirinya KMI Assalam hingga saat ini telah meluluskan alumni puluhan ribu alumnus. Menurut data catatan peserta didiknya berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia antara lain dari jawa timur, jawa tengah, jawa barat, aceh, kalimantan, sumatra, sulawesi, batam, bali dan lain lain. Senin, 23 januari 2017 (Mursalin)

%d blogger menyukai ini: