Info Sindo
Info Sindo

Slawi, Infosindo.com -Acara puncak Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang digelar Satlantas Polres Tegal Jawa Tengah, Minggu (14/03/2019) berhasi memecahkan rekor dunia Museum Reko Indonesia (MURI), untuk kategori sajian Tahu Aci terbabanyak dengan jumlah mencapai 40 ribu buah Tahu Aci. Kegiatan yang digelar di kawasan bundaran tuhu poci Slawi Kabupaten Tegal tersebut dibanjiri puluhan ribu warga dari berbagai tempat di Tegal.

Selain unsur Forkompinda diantaranya Bupati Tegal Umi Azizah, Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto dan Dandim 017/Tegal Letkol (Inf) Richard S, kegiatan bertajuk keselamatan berlalintas kaum millenial tersebut juga dihadiri Menteri Pemuda Dan Olah Raga, Imam Nacharawi.

Pencatatan rekor ditentukan oleh jumlah Tahu Aci yang disajikan untuk para warga yang menghadiri acara MRSF tersebut. Awalnya, pihak MURI hanya mentargetkan sajian Tahu Aci sebanyak 30 ribu buah untuk memecahkan rekor, namun dalam pelaksanaannya jumlah Tahu Aci yang disajikan menembus 40 ribu buah. Itu saja masih banyak warga yang tidak kebagian. Seperti yang dialami salah satu warga, Mei, yang datang bersama suami dan anaknya. “Sayak nggak kebagian Tahu. Sudah habis. Tadi pada rebutan sih, ” ungkapnya.

Pegharagaan Piagam rekor dunia MURI tidak hanya dipersembahkn kepada Satlantas Polres Tegal selaku penyelenggara, namun juga kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan Perusahaan Tahu Aci Nata Jaya yang menyediakan Tahu Aci.

Bupati Tegal Umi Azizah mengaku bangga atas pemecahan rekor dunia MURI sajian Tahu Aci terbanyak. “Saya berharap dengan pencapaian ini, menjadikan Tahu Aci sebagai salah satu ikon kuliner khas Tegal akan mendunia,” kata Umi usai menerima Piagam Penghargaan Rekor Muri dari perwakilan MURI Ari Andriani.

Sementara itu, Menpora Imam Nachrowi, memuji susksesnya pelaksanaan MRSF Satlantas Polres Tegak. “Pesertanya luar biasa banyaknya. Ditambah berhasil memecahkan rekor Muri untuk sajian Tahu Aci. Semoga ini bisa menjadi pendorong para Millenial untuk meningkatkan kesadaran berbudaya tertib berlalulintas untuk keselamatan bersama, ” kata Imam.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Tegal AKBP membeberjan tujuan penyelenggaraan MRSF untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan Millenial dengan menggugak kesedaran mereka taat dan tertib berlalu lintas. “Sekian ribu generasi Millenial meninggal dunia di jalan, ” beber Dwi Agus.

Tak hanyan pemecahan rekor dunia Muri, acara puncak MRSF juga diisi beberapa kegiatan menarik seperti atraksi Barongsai dan aksi Free Style motor.