Info Sindo
Info Sindo
Moch Rosid Tersangka Peredaraan Narkoba Saat Diamankan Polisi, Kabupaten Malang

Malang, Infosindo.com – Jaringan peredaran narkoba di Kabupaten Malang kian merajalela. 

Setelah kesekian kalinya Polres Malang meringkus pelaku dan menyita beberapa barang bukti. Kali ini tindak kriminalitas serupa terulang kembali.

Kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Malang ini, diungkap oleh jajaran kepolisian Polsek Kalipare, Kamis (31/1/2019).

Tersangkanya adalah Moch Rosid warga Jalan Mayjen Sungkono VI, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Dari informasi yang dihimpun awak media, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat jika di wilayah Kecamatan Kalipare marak peredaran narkoba.

Setelah dilakukan penelusuran sebanyak beberapa kali diketahui pelaku sempat berpindah-pindah lokasi untuk bertransaksi.

Hingga akhirnya, diketahui jika tersangka hendak melancarkan transaksi di kawasan SPBU yang ada di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis.

Mengetahui hal ini, petugas lantas melakukan penyanggongan selama beberapa jam. 

Setelah ditunggu sekian lamanya, tersangka akhirnya datang ke lokasi pengintaian.

Setibanya di SPBU, pria 25 tahun itu gerak-geriknya nampak mencurigakan. 

Merasa ada yang tidak wajar, beberapa personel kepolisian langsung menghampiri pelaku. 

Melihat ada orang asing yang menghampirinya, tersangka seketika berupaya menghindar.

Kecurigaan polisi semakin menguat, dan memutuskan untuk meringkusnya. 

Meski sempat mengelak, Rosid akhirnya hanya bisa pasrah saat digelandang polisi. 

Sebab, sebelumnya anggota korps berseragam coklat ini sempat mengeledah, dan menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu.

“Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,22 gram yang disimpan didompet. Selain itu, kami juga menyita satu unit handphone yang digunakan tersangka, untuk melancarkan transaksi narkoba,” kata Kanitreskrim Polsek Kalipare, Ipda Ary Yuswanto.

Kepada penyidik, Rosid mengaku jika pihaknya hanya bertugas sebagai kurir. 

Selain menjadi pengedar, berdasarkan tes urine yang dijalaninya, pelaku juga terbukti sebagai pengguna narkoba.

“Diduga kasus ini masih melibatkan beberapa jaringan lain, ini masih kami lakukan pengembangan. Sedangkan terhadap tersangka, dijerat pasal 114 sub pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika,” tutup mantan Kanitreskrim Polsek Donomulyo ini.