Pria ini Dibina Oleh Polisi Karena Berkomentar Nyinyir Di Medsos

Info Sindo : Dodik Wahyuni Saat Menjalani Pemeriksaan

Tuban, Infosindo.com – Seorang pria warga Merakurak, Tuban, harus berurusan dengan polisi. Komentar atau ujarannya di media sosial lah yang membuatnya harus datang ke kantor polisi.

Pria itu adalah Dodik Iswahyudi. Dengan menggunakan akun facebook bernama Brawel Nyidam Arak, Dodik memposting komentar yang dinilai telah melecehkan polisi. Komentar itu dianggap sebagai ujaran kebencian institusi polri yang sedang melakukan operasi tilang.

“Pelaku lagi kami periksa, motifnya apa kok sampai melakukan postingan yang bisa dikatagorikan ujaran kebencian,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Iwan Hari Poerwanto kepada media, Selasa (17/7/2018).

Dodik sendiri mengaku khilaf dan mengaku bersalah. Dodik mengaku setelah memberikan kometar tersebut, dia segera menghapusnya karena khawatir dirundung banyak orang. Tetapi tangkapan layar terhadap komentar Dodik telah didapatkan polisi sehingga Dodik tak bisa berkutik saat harus menerima panggilan polisi untuk pemeriksaan.

“Aku khilaf dan bersalah. Seketika itu langsung aku hapus komentarku di fb. Aku berharap bisa minta maaf pada pak polisi dan masalah ini bisa segera selesai,” kata Dodik.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono Berharap kejadian ujaran kebencian ini tidak akan terulang lagi, baik itu kepada institusi maupun pada seseorang karena itu bisa masuk ranah hukum dan pidana.

“Kami berharap dan mengajak masyarakat di Tuban untuk pandai bermedsos. saling menghargai pada sesama dan tidak melakukan ujaran kebencian di medsos, kejadian ini bisa dijadikan pembelajaran buat kita semua,” kata Nanang.

%d blogger menyukai ini: