Putra Tukang Bangunan Lulus Seleksi Brigadir Polri

Info Sindo : Yusuf At-Thoriq Saat Bersujud Di Kaki Ibundanya

Mojokerto, Infosindo.com – Seleksi Program Brigadir Polri sudah selesai dan hsailnya telah diumumkan pada Jumat, (3/8/2018) lalu. Pengumuman hasil seleksi ini menyisipkan sebuah cerita yang mengharukan sekaligus membanggakan.

Yusuf At Thoriq (18), putra dari bapak Suryana yang  berprofesi sebagai tukang bangunan dan ibu Nur Lailiya yang tinggal Jalan Meri Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jawa Timur, lulus seleksi Brigadir Polri.

Putra kedua dari dua bersaudara itu lulus menjadi anggota Polri tanpa mengeluarkan uang sedikit pun. Kelulusan yang diraih oleh Yusuf ialah murni dari hasil tes disetiap tahapnnya.

Hal itu dibenarkan orang tua Yusuf, Nur Lailiya, bahwa anaknya mendaftar tanpa bantuan dari siapapun dan tidak menggunanakan biaya sama sekali. Meskipun kedua orang tuanya telah bercerai tetapi yusuf tetap bersemangat untuk mengikuti seleksi bintara TA. 2018.

“Yusuf sendiri  yang mengurus berkas-berkasnya, mulai dari mendaftar sampai lulus seleksi penerimaan Brigadir Polri,” Ucap Nur Lailiya, Sabtu (4/8/2018).

Sebenarnya, lanjut Nur, dirinya tidak mendukung anaknya mendaftar anggota Polri, karena tidak ada uang. Tapi dia yang tetap kukuh untuk mendaftar, bahkan sempat ia suruh mundur, karena takut akan dimintai uang.

Namun dengan tekad yang bulat, Yusuf menunjukkan bahwa uang bukan segala-galanya untuk mencapai cita-citanya menjadi anggota kepolisian.

“Alhamdulillah, dengan berkah Allah Yusuf dinyatakan lolos. Jadi apa yang dikatakan itu benar, uang bukan segalanya, bahkan dia melarang saya untuk mengeluarkan uang yang tidak ada sangkut pautnya dengan pendaftarannya,” tutur Nur Lailiya.

Sementara itu, Kabag Sumda Polres Mojokerto Kota, Kompol Eusebia Torimtubun L, SH, MH, menyampaikan bahwa panitia Daerah Polda Jatim telah berkomitmen untuk senantiasa memberikan Service Excellence selama proses seleksi secara transparan.

“Kami membutuhkan kualitas, maka transparansi pada proses seleksi sangat kita kedepankan sehingga mendapatkan calon unggul dan kompetitif dengan tidak ada suap, KKN, tidak ada pula gratifikasi guna menuju Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya,” tegas Kompol Eusebia Torimtubun. L, S.H, M.H.

Lebih lanjut, Kabag Sumda Polres Mojokerto Kota mengatakan, dalam kegiatan seleksi anggota Polri selain panitia internal, terdapat pihak eksternal yang digandeng untuk melaksanakan pemeriksaan dan juga pengawasan selama proses seleksi.

%d blogger menyukai ini: