Info Sindo
Info Sindo
OLAH TKP-Tim Resintel Polsek Dukuhwaru Melakukan Cek TKP Pencurian Dengan Pemberatan Di Desa Slaranglor

Slawi, Infosindo.com – Berakhir sudah petualangan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan Supriyanto alias Landung, 43, warga RT 04 RW V, Desa Limbangan Wetan, Kabupaten Brebes.

Landung berhasil diringkus petugas Resintel Polsek Dukuhwaru usai menyatroni rumah warga di RT 02 RW V, Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, kemarin.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH melalui Kapolsek Dukuhwaru AKP Suwarno SH menyatakan, tersangka Landung adalah residivis yang sudah keluar masuk penjara dalam kasus serupa.

“Dalam aksinya kali ini, Landung mendodos rumah warga di Desa Slaranglor yang ditinggal pergi pemiliknya,” katanya.

Awal mula kejadian, Rabu (20/2), pukul 05.30, korban sendirian pergi ke Pasar Balapulang untuk belanja. Korban sempat mengunci semua jendela rumah dan pintu depan serta belakang rumahnya,” ujarnya.

Selanjutnya, korban pulang ke rumah menggunakan angkutan umum dan sampai di rumah pukul 09.00. Korban turun tepat di depan rumahnya dan melihat ada 1 unit sepeda motor warna putih terparkir di samping utara rumah. Saat itu korban melihat tersangka keluar dari rumahnya melalui pintu belakang samping utara.

Korban sempat mengejar tersangka dan memengangi lengan kaos tersangka sambil berteriak maling. Warga segera datang dan mengamankan tersangka. Usai dilakukan penggeledahan, dari dalam saklu celana pelaku terdapat anak timbangan dari kuningan seberat 1 kilogram.

“Kami datang ke TKP untuk cek lokasi. Pintu belakang samping utara rumah korban dalam keadaan rusak dan isi dalam lemari yang berada di kamar utama sudah berantrakan,” ujarnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan sebuah papan kayu sepanjang 74 cm dan lebar 9 cm, anak timbangan terbuat dari kuningan seberat 1 kg, anak timbangan terbuat dari kuningan seberat 0,5 kg, 1 buah, dan satu unit sepeda motor serta helm.

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.