Sat Reskrim Polres Tuban Amankan Pelaku Pencurian Burung

Sat Reskrim Polres Tuban Amankan Pelaku Pencurian Burung

Tuban, Infosondo.com -Mengingat angka pengangguran di Tuban Jawa Timur semakin meningkat, memicu para pengangguran untuk berbuat jahat demi mendapat pemasukan, berbagai cara di halalkan olehnya, tanpa mempedulikan bahwa perbuatannya tersebut merugikan orang lain.

Keberhasilan Jajaran Polres Tuban dalam mengungkap kasus kriminal kembali pantas di apresiasi. Bagaimana tidak Polres Tuban berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan. Kapolres Tuban AKBP SUTRISNO., HR., S.H., S.I.K., M.Si., yang di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP. MUH. WAHYUDUN LATIF., S.H., S.I.K., M.Si., mengelar press release, pada hari Senin 27/11/2017 bertempat di halaman depan Sat Reskrim Polres Tuban, sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam press release tersebut Kapolres Tuban memaparkan modus pelaku sebelum menjalankan aksinya yakni dengan melakukan survei lokasi terlebih dahulu, setelah di kira aman pelaku memanjat dan melompati pagar belakang rumah kafe kemudian mengambil 7 ekor burung love bird, seekor burung kacer, hand phone xiaomi, sebilah pisau badik dan pelaku keluar rumah kafe dengan cara melompati pagar belakang rumah kafe dan pergi meninggalkan rumah dengan mengenderai sepeda motor.
Tersangka juga merupakan seorang residivis sebelumnya menjalani hukuman di LP Rembang Jawa Tengah 9 (sembilan) bulan, dalam perkara pencurian burung love bird dan baru keluar menjalanai hukuman sekira bulan september 2017. Selanjutnya kembali melakukan pencurian. Perkara pencurian pada tahun 2015 di hukum 1 tahun di Lapas Tuban.

Alasan pelaku PS (29) mencuri burung tersebut di karenakan burung lovebird merupakan burung yang sedang booming pada saat ini dan meningat harga nya cukup tinggi serta cara penjualannya mudah.

Dari penangkapan pelaku , Polisi mengamanakan beberapa Barang Bukti, yakni tujuh ekor burung love bird, satu ekor burung kacer, satu unit handphone mer XIAOMI warna hitam, satu buah dhoosbook handphone mer XIAOMI, satu buah sangkar burung kacer, dua buah sangkar burung lovebird, satu bilah pisau badik, satu unit sepeda motor VARIO warna putih tanpa plat nomor beserta kunci kontak sepeda motor.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 ayat 1 butir 3e, 5e KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 9 tahun

%d blogger menyukai ini: