Info Sindo
Info Sindo

Sidoarjo, Infosindo.com – Satu predikat melekat untuk Kampung Edukasi yakni Kampung Bebas Narkoba di wilayah Kelurahan Sekardangan, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Kapolresta Sidoarjo memberikan apresiasi tehadap kampung tersebut. Pihak Polresta Sidoarjo langsung menempelkan stiker di sejumlah rumah warga serta melakukan penandatanganan prasasti di kampung tersebut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho mengatakan, kampung yang dinyatakan bebas narkoba adalah kampung yang masyarakatnya tidak pernah tersangkut kasus narkoba.

Info Sindo
Info Sindo

Untuk memperoleh predikat tersebut, sebelumnya telah dilakukan survey, penilaian dan lolos seleksi oleh tim gabungan. Warga kampung juga komitmen bersama menyatakan perang terhadap narkoba.

“Kita semua berharap dengan deklarasi ini (Kampung Bebas Narkoba) akan menjadi contoh kampung-kampung lainnya. Sekardangan menjadi kampung pertama di Sidoarjo yang menyatakan deklarasi bebas narkoba, warganya memiliki komitmen dan peduli terhadap kesehatan lingkungan,” kata Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (30/3)

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin juga menyambut baik dan memberikan apresiasi untuk Kampung Bebas Narkoba itu. Kepada masyarakat, pihaknya mengajak untuk bersama-sama membangun komitmen menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Mari kita satukan persepsi bahwa narkoba musuh kita bersama, memberikan pencerahan kepada masyarakat, narkoba musuh besar, musuh kita bersama, maka harus kita perangi bersama,” ujar Nur Ahmad.

Kampung Bebas Narkoba di Sekardangan RT 23 itu bisa menjadi percontohan bagi kampung lainnya. Masyarakat juga diharapkan lebih antusias menjaga lingkungannya agar menjadi lebih bersih, sehat dan bebas narkoba.

Dia menyebut urusan narkoba bukan hanya urusan aparat penegak hukum saja, masyarakat juga harus bersama-sama menjaga kampungnya dari pengaruh bahaya narkoba.

Ketua RT 23, Edi Priyanto menambahkan pihaknya akan dengan senang hati menularkan predikat Kampung Edukasi Sampah dan Kampung Bebas Narkoba ke wilayah lain.

“Itu sudah berjalan, selain di Surabaya. Juga ada di banyak 3 RW masing-masing ada tiga RT di Sidoarjo,” tutur Edi.