Tim Gabungan Pasang Lampu Kejut Di Jalan Rawan Lakalantas Kab. Tegal

Info Sindo
Info Sindo
Tim Gabungan Sedang Mengecek Lampu Kejut Di Jalan Raya Margahayu-Songgong, Kec. Margasari Kab. Tegal

Slawi, Infosindo.com – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tegal yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas kini dipasang alat flashlight alias lampu kejut.

Kasatlantas Polres Tegal AKP M Adiel Aristo menuturkan, pemasangan lampu kejut itu dilakukan guna persiapan arus kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar meminimalisir kecelakaan lalu lintas karena mengantuk.

“Ya, pemasangan ini untuk mengurangi angka kecelakaan, utamanya karena mengantuk. Jadi, setiap pengendara yang hendak melintas akan diberi tanda oleh lampu kejut itu,” kata AKP M. Adiel kepada awak media, saat meninjau, Kamis (20/12/2018).

Info Sindo
Info Sindo

Menurut dia, fungsi lamput kejut tersebut untuk memberi rangsangan pada retina mata pengemudi supaya kembali tersadar saat mengendara.

Hasilnya, tambah Adiel, mata pengemudi akan kembali fokus saat mengendara karena terangsang cahaya yang dihasilkan lampu kejut.

“Ada beberapa titik yang akan dipasang. Rata-rata semuanya jalur rawan kecelakaan. Itu ada di Pantura, jalur selatan, dan tempat wisata,” ujar dia.

Adiel menuturkan, untuk jalur Pantura, lampu kejut dipasang di depan Obyek Wisata (OW) Pantai Purwahamba Indah (Purin), Kecamatan Suradadi.

Kemudian, untuk jalur selatan, lampu kejut  berada di Jalan Raya Slawi – Purwokerto, tepatnya saat di wilayah hutan KPH Perhutani Balapulang dan Jalan Raya Songgom (Brebes) – Margahayu, Kecamatan Margasari (Kabupaten Tegal).

Selanjutnya, pemasangan lampu kejut terakhir berada di jalur menuju OW Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal.

“Sebagian besar memang dipasang di track lurus, jalan milik nasional maupun provinsi. Jalur-jalur itu memang dikenal rawan kecelakaan. Kami ingin dengan pemasangan lampu kejut itu bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” tambah Adiel.

Selain lampu kejut, ujar Adiel, pemasangan mata kucing di pinggir jalan pun turut dilakukan pihaknya, terutama di sejumlah ruas jalur yang minim penerangan.

“Seperti di Jalan Utama dari Kecamatan Slawi menuju Lebaksiu yang merupakan jalur Tegal-Purwokerto. Karena minim penerangan, kami pasang mata kucing di pinggir jalan untuk memberi tanda bagi pengendara saat berada di jalan gelap,” pungkasnya. 

%d blogger menyukai ini: