Info Sindo
Info Sindo

Wamena, Infosindo.com – Tim gabungan TNI Polri Minggu (9/12) temukan 1 jenazah yang diduga salah satu dari 5 karyawan PT Istaka Karya yang dalam pencarian pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12) di Puncak Kabo Kabupaten Nduga pekan kemarin.

Jenazah sementara belum dapat teridentifikasi dengan ciri-ciri jenazah yang ditemukan berjenis kelamin Laki-laki, non Papua berambut panjang dengan memakai celana kain putih tanpa baju dan terdapat luka tikam dari dada tembus ke punggung serta luka bacok pada leher belakang.

Rencana jenazah akan dilakukan evakuasi pada hari ini Senin (10/12) ke Wamena.

Rilis Humas Polda Papua menyebutkan, Personel Gabungan TNI/Polri yang berjumlah 20 orang (10 personel TNI dan 10 personel Brimob) bergerak dari Pos Mbua menuju Puncak Kabo untuk melaksanakan pencarian korban karyawan PT. Istaka Karya.

Pukul 13.28 Wit Personel Gabungan TNI/Polri yang berjumlah 20 orang kembali ke Pos Mbua dan memberitahukan bahwa ditemukan 1 Jenazah di Puncak Kabo.

Selanjutnya personel Gabungan TNI Polri berjumlah 14 orang dipimpin oleh Mayor Inf Arif Budi Situmeang S.IP, M.Tr (Han) (Danyonif 756/WMS) melakukan penjemputan Jenazah di Puncak Kabo dengan menggunakan 2 unit kendaraan Mitsubishi Strada selanjutnya berjalan kaki untuk melakukan penjemputan jenazah.

Pukul 15.42 Wit Personel Gabungan TNI/Polri membawa 1 Jenazah tiba di Pos Mbua.
Penemuan 1 Jenazah didapatkan melalui radio SSB Pos Mbua yang diteruskan melalui radio SSB milik Kodim 1702/JWY.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, jenazah yang ditemukan oleh personel gabungan TNI/Polri ini diduga merupakan karyawan PT. Istaka Karya yang melakukan pekerjaan Jl. Trans Papua di Kabupaten Nduga yang ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya.
Jenazah akan segera di evakuasi untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polri, untuk diketahui identitas korban dan akan disesuaikan data apakah jenazah tersebut merupakan karyawan PT. Istaka Karya atau pekerja bangunan lainnya. (Mursalin)