Tokoh Gereja Kingmi Kutuk Aksi KKB Di Nduga

Info Sindo
Info Sindo

Timika, Infosindo.com – Ketua Kordinator Gereja Kemah Injil di Tanah Papua (KIGMI) yang juga merupakan Tokoh agama Kabupaten Nduga, Pdt. Nataniel Tabuni, mengutuk keras tindakan KKB yang mengakibatkan karywan PT. Istaka Karya menjadi korban pembunuhan Minggu (3/12) pekan kemarin di Distrik Yigi.

Nataniel mengatakan, ia mewakili 13 klasis, 78 gereja, 32 Distrik serta 238 Kampung di kabupaten Nduga, mengutuk keras aksi KKB dan meminta kepada pemerinta agar para pelaku ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatan.

“Mereka KKB, adalah Anak-anak ciptaan TUHAN yang tidak bertanggung jawab. Kami tidak mau dan menolak keberadaan mereka di tanah Papua”, ungkap Pdt. Nataniel Tabuni, Jumat (7/12).

Lanjutnya, Sebagai seorang Gembala Gereja, pihaknya bertanggung jawab untuk menjaga semua orang papua maupun non papua yang datang ke Kabupaten Nduga untuk membangun.

“Atas Nama Yesus kami mengutuk tindakan keji KKB ini. Kami telah menikmati pembangunan melalui otonomi Khusus dan kami juga telah banyak menikmati uang berlimpah-limpah dari hasil Otonomi khusus. Tapi mengapa KKB ini terus melakukan kejahatan seperti begini”, tutur Pdt. Nataniel.

Pdt. Nataniel Tabuni juga menambahkan, Ia berdoa 2 kali agar Tuhan dapat menyelamatkan para korban lainnya yang hingga saat ini belum ditemukan dari Aksi KKB. Ia menuturkan, 4 bendera gereja Ia kibarkan dengan maksud agar Mujizat Tuhan dapat melindungi para korban dan aksi keji anak-anak ciptaaan Tuhan yang tidak bertanggung jawab alias kelompok KKB.

“Pada Kitab, suci sepuluh hukum Tuhan, keluaran pasal 20 ayat 3 sampai dengan ayatnya yang ke 17 mengatakan bahwa, jangan membunuh, jangan mencuri, akan tetapi KKB ini sedang melakukan kejahatan itu dan Hukuman Tuhan telah datang kepada mereka”, tutup Pdt. Nataniel Tabuni. (Mursalin)

%d blogger menyukai ini: