Minsel

Wabup Theodorus Hadiri Maulid Nabi di Madrasah Al-Khairaat Amurang, Tekankan Keteladanan dan Kerukunan

MINSEL, Infosindo.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Madrasah Al-Khairaat Amurang menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus merawat kerukunan masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pesan tersebut mengemuka saat Wakil Bupati Minsel, Theodorus Kawatu, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Madrasah Al-Khairaat Amurang, Senin (14/9/2026).

Mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel), Theodorus Kawatu menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi kepada umat Islam, khususnya keluarga besar Al-Khairaat Amurang dan masyarakat Minahasa Selatan.

Peringatan Maulid, menurutnya, hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial keagamaan. Momentum tersebut perlu menjadi ruang refleksi untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai kejujuran, kepedulian, toleransi, persaudaraan dan tanggung jawab sosial dinilai menjadi bagian penting dari keteladanan tersebut, terutama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Minsel turut memberikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Al-Khairaat Amurang, para guru, tenaga pendidik serta seluruh pihak yang selama ini berkomitmen mendidik dan membina generasi muda.

Pendidikan keagamaan dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Minahasa Selatan yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan.

Pemerintah memandang pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan sebagai investasi penting untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, daerah hingga bangsa.

Selain pendidikan karakter, peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Minahasa Selatan.

Kerukunan dinilai menjadi modal sosial penting dalam menjaga keamanan, kedamaian dan kondusivitas daerah.

Karena itu, semangat persaudaraan dan saling menghormati perlu terus dirawat di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap nilai-nilai tersebut dapat terus tumbuh, termasuk melalui lingkungan pendidikan dan kegiatan keagamaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ustaz Syarifudin Daeng Sijera selaku penceramah sekaligus Ketua MUI Kabupaten Minahasa Selatan, serta Haji Ismail Muddin selaku Ketua DMI Kabupaten Minahasa Selatan yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Al-Khairaat Amurang.

Hadir pula perwakilan Polres Minahasa Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan bersama jajaran, Kepala KUA Kecamatan Amurang, sejumlah pejabat Pemkab Minsel, Camat Amurang, Lurah Buyungon, jajaran Yayasan Pendidikan Al-Khairaat Amurang, kepala sekolah dan para guru.

Turut mengikuti kegiatan tersebut para tokoh agama, tokoh masyarakat serta siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khairaat Amurang. (Don)

Related Articles

Back to top button