Pemkab Minsel Tancap Gas Tekan Stunting, Program Disiapkan hingga Akar Rumput
MINSEL, Infosindo.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tak ingin sekadar berbicara soal stunting.
Lewat Rembuk Stunting Tahun 2026 yang digelar di Kantor Bupati Minsel, Kamis (16/4/2026), Bupati Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu langsung mengunci arah kebijakan hingga ke level desa.
Kegiatan ini bukan seremoni biasa. Di tangan duet kepemimpinan ini, rembuk stunting dijadikan ruang “bedah total” program, mulai dari evaluasi capaian hingga merancang langkah konkret lintas sektor yang bisa langsung dieksekusi.
Bupati Franky Wongkar dalam arahannya menegaskan, stunting adalah isu strategis yang menyentuh masa depan daerah. Bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan daya saing Minahasa Selatan ke depan.
“Ini soal masa depan anak-anak kita. Kalau tidak ditangani serius, dampaknya panjang ke pendidikan, ekonomi, hingga produktivitas daerah,” tegas Wongkar.
Sementara itu, Wakil Bupati Theodorus Kawatu yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S), menekankan pentingnya kerja terpadu. Ia memastikan setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan tepat sasaran.
Menariknya, hasil dari rembuk ini tidak berhenti di meja rapat. Pemerintah daerah menargetkan lahirnya langkah-langkah konkret yang bisa langsung diterapkan hingga ke pelosok desa, mulai dari intervensi gizi, edukasi keluarga, hingga penguatan layanan dasar.
“Kesepakatan hari ini harus jadi panduan kerja bersama. Tidak boleh ada program yang berjalan tanpa arah dan dampak,” ujar Kawatu.
Rembuk Stunting 2026 ini turut dihadiri Sekda Minsel Glady Kawatu, bersama jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, camat, hingga perangkat daerah lainnya. (Don)



