Sport

Prestasi Membanggakan! Duo Mahasiswa Polimdo Borong 3 Emas di Kejurnas Bridge Mamuju

MAMUJU, Infosindo.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) di pentas nasional. Dua atlet muda asal Sulawesi Utara, Zefanya Senduk dan Christo Moningka, menjadi bagian penting di balik keberhasilan Kontingen Sulut merebut gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge ke-60 tahun 2026.

Kejurnas yang berlangsung di Mamuju, Sulawesi Barat, pada 17–26 September 2026 itu menjadi panggung gemilang bagi pasangan mahasiswa Polimdo tersebut.

Zefanya Senduk, mahasiswa Jurusan Akuntansi, bersama Christo Moningka dari Jurusan Teknik Elektro, berhasil menambah koleksi medali emas pada hari terakhir pertandingan. Keduanya tampil di nomor beregu Tim Under 25 dan mampu melewati persaingan ketat dari sejumlah kontingen daerah di Indonesia.

Tambahan emas tersebut membuat Zefanya dan Christo menutup Kejurnas dengan torehan tiga medali emas dan satu medali perunggu.

Kontribusi keduanya turut mengantarkan Kontingen Sulawesi Utara mengoleksi lima medali emas sekaligus keluar sebagai juara umum Kejurnas Bridge 2026.

Bagi Zefanya dan Christo, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan panjang, konsistensi latihan, ketenangan menghadapi tekanan pertandingan serta kemampuan membaca permainan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka selama kompetisi.

“Ini hasil dari latihan keras dan konsistensi selama beberapa bulan terakhir. Bertanding di level nasional dengan tekanan tinggi bukanlah hal mudah, tetapi kami fokus pada strategi di setiap sesi pertandingan,” ujar Zefanya seusai menerima medali.

Prestasi kedua mahasiswa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dunia olahraga dapat berjalan beriringan dengan pendidikan vokasi.

Latar belakang Zefanya di bidang Akuntansi yang menuntut ketelitian analisis, berpadu dengan pola pikir logis Christo sebagai mahasiswa Teknik Elektro. Kombinasi tersebut menjadi modal dalam menghadapi permainan bridge yang membutuhkan konsentrasi, perhitungan peluang, komunikasi, dan kerja sama tim.

Bridge sendiri dikenal sebagai olahraga yang mengandalkan kemampuan berpikir dan pengambilan keputusan. Setiap kartu yang dimainkan membutuhkan pertimbangan matang, sehingga konsentrasi dan ketepatan strategi menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Keberhasilan Zefanya dan Christo juga mendapat apresiasi dari lingkungan Polimdo. Dukungan kampus dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai turut memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam berbagai kompetisi prestasi.

Torehan di Mamuju menjadi catatan penting bagi Polimdo sekaligus membawa nama Sulawesi Utara semakin diperhitungkan di arena bridge nasional.

Dengan usia yang masih muda, pencapaian tiga emas dan satu perunggu tersebut juga membuka peluang bagi Zefanya dan Christo untuk terus berkembang dan membidik prestasi lebih tinggi, termasuk pada ajang bridge tingkat internasional. (Wol/Red)

Related Articles

Back to top button