Minahasa

Pemkab Minahasa Dukung Penuh Festival Budaya Langowan: Aksi Nyata Lestarikan Warisan Leluhur

LANGOWAN – Langowan bersiap menjadi pusat perhatian budaya Minahasa! Festival Budaya Kota Langowan (FBKL), sebuah kegiatan kultural yang diprakarsai oleh generasi muda Langowan, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.

Festival ini dinilai sebagai langkah strategis dalam melestarikan dan menghidupkan kembali kekayaan budaya Minahasa.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang menerima langsung jajaran panitia FBKL di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (21/5/2025).

Keduanya menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dianggap memiliki dampak besar terhadap identitas dan kebanggaan masyarakat Minahasa.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa mendukung penuh Festival Budaya Kota Langowan,” tegas Bupati Robby Dondokambey.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat layak mendapat perhatian khusus karena mampu merangkul generasi muda sekaligus memperkuat karakter lokal.

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan festival, Bupati menyebut Pemkab akan segera menggelar rapat teknis lintas instansi guna membahas langkah-langkah operasional yang diperlukan.

Sementara itu, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menekankan bahwa FBKL bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam mempertahankan jati diri masyarakat Minahasa.

“Ini bukan sekadar festival. Ini adalah panggilan nurani untuk menjaga jati diri dan warisan leluhur kita,” ujarnya.

Dukungan pemerintah diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas untuk pengembangan FBKL, termasuk peluang promosi di tingkat provinsi hingga nasional.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir jajaran panitia festival, di antaranya Ketua Panitia Hizkia Warankiran, Wakil Ketua Johanes Gerung, Sekretaris Ryan Sekeon, Sekretaris II Reagen Rombot, Bendahara II Christian Sumilat, serta tokoh muda Langowan, Frenly Manaroinsong.

Dengan sinergi antara generasi muda dan pemerintah, Festival Budaya Kota Langowan diyakini mampu menjadi tonggak penting dalam kebangkitan budaya Minahasa di tengah arus modernisasi. (Riv)

Related Articles

Back to top button