Kapolres Minsel Melayat ke Rumah Duka Korban Penikaman di Amurang, Tegaskan Penanganan Kasus Secara Profesional
MINSEL, Infosindo.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP David Candra Babega menunjukkan empati kepada keluarga korban penikaman di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, dengan melayat ke rumah duka almarhum Farry Repi, Jumat (31/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolres David Candra menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Repi-Sangkoy atas meninggalnya Farry Repi yang menjadi korban dalam bentrokan antarkelompok pemuda.
Selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, Kapolres juga memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional hingga pelaku berhasil ditangkap.
“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Penanganan kasus akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Minsel.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 01.00 WITA. Bentrokan melibatkan dua kelompok pemuda dari Kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur.
Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Stefi Sumolang menjelaskan, keributan bermula dari aksi saling lempar batu yang kemudian berujung bentrok fisik.
“Berawal dari saling lempar batu kemudian lanjut ke bentrok fisik,” ujar Iptu Stefi.
Di tengah bentrokan itu, Farry Repi mengalami luka tikaman di bagian dada sebelah kiri. Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Hingga kini, Satreskrim Polres Minsel terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta memburu pelaku penikaman yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum agar peristiwa tersebut dapat diungkap secara tuntas. (Don)



