Senin 31 Agustus 2026: BMKG Prediksi 11 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan
JAKARTA, Infosindo.com – Sejumlah daerah di Indonesia masih berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Senin (31/8/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan sejumlah wilayah tersebut dalam peringatan dini cuaca. Hujan yang turun secara lokal berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, luapan sungai, hingga tanah longsor.
Meski demikian, BMKG memprakirakan kondisi curah hujan secara umum pada periode Agustus dasarian III hingga September dasarian II 2026 berada pada kategori rendah sampai menengah, dengan kisaran 0-150 milimeter per dasarian.
Kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Situasi tersebut terutama diprakirakan terjadi di Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sejumlah wilayah Papua.
Namun, kondisi atmosfer di beberapa kawasan masih memungkinkan terbentuknya awan hujan.
BMKG menjelaskan, pertumbuhan awan hujan secara lokal dapat terjadi di sekitar sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Utara maupun di sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) juga menjadi salah satu faktor yang mendukung pembentukan awan hujan. Fenomena tersebut sebelumnya diprakirakan aktif pada 28-29 Agustus 2026 di sejumlah kawasan, termasuk pesisir utara Aceh, bagian utara Selat Malaka, Kepulauan Aru, Laut Arafura hingga Papua Selatan.
Selain itu, Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di pesisir timur Papua Selatan. Daerah konvergensi dan konfluensi juga terpantau terbentuk di sejumlah wilayah, antara lain sekitar Laut Andaman, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Makassar, Papua, serta perairan Samudra Pasifik di sekitar Papua.
Kondisi tersebut dapat mendorong berkumpulnya dan naiknya massa udara sehingga memicu pertumbuhan awan hujan.
BMKG menyebut sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan perairan di sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi. Hujan tersebut umumnya bersifat sporadis dan dapat berlangsung dalam durasi singkat.
Fenomena ini tetap berpotensi terjadi meskipun Indonesia tengah berada dalam pengaruh El Nino yang sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang secara umum cenderung mendorong kondisi cuaca lebih kering.
BMKG mencatat sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan pada Senin, 8 Agustus 2026:
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Kepulauan Riau
– Jambi
– Sumatera Selatan
– Sulawesi Selatan
– Maluku
– Papua Pegunungan
– Papua
– Papua Selatan
(Red)



