Pendidikan

Kursi Kuliah Bekas Disiapkan Kembali, Polimdo Dorong Kampus Berkelanjutan

Tim Pengabdi:

– Dr. Ir. Don Radius Gerald Kabo, S.ST., MT

– Ir. Josef Arnoldus Johny Sumajow, ST., MT

– Dr. Ir. Carter David Erenst Kandou, ST., MT

– Dr. Ir. Denny Boy Pinasang, SST., MT

MANADO — Kursi kuliah yang sudah tidak layak pakai menjadi titik awal kegiatan pengabdian kepada masyarakat Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Melalui program bertajuk “Transformasi Limbah Furniture menjadi Produk Pendukung Akademik untuk Mewujudkan Kampus Berkelanjutan”, tim pengabdian berupaya memulihkan furnitur kampus agar dapat kembali mendukung kegiatan belajar.

Tampak, kursi dan sejumlah barang di kampus yang tidak layak pakai.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–22 Juni 2026 ini dihadiri 60 dosen dan 15 mahasiswa sejak pembukaan hingga rangkaian pelaksanaannya. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian warga kampus terhadap persoalan yang dekat dengan aktivitas sehari-hari: bagaimana menangani barang yang rusak tanpa langsung menganggapnya sebagai limbah.

Sebanyak 30 kursi kuliah dengan meja tulis terintegrasi menjadi sasaran program. Kursi-kursi tersebut dilaporkan dalam kondisi tidak layak pakai. Penanganannya dirancang melalui pendataan kondisi setiap unit, pemilahan berdasarkan tingkat kerusakan, perbaikan bagian yang masih dapat dipulihkan, serta pemeriksaan fungsi dan keamanan sebelum digunakan kembali.

Tampak, perbaikan furniture yang rusak agar bisa digunakan kembali dengan melibatkan sejumlah mahasiswa.

Pemeriksaan itu penting karena kursi yang tampak baik setelah diperbaiki belum tentu aman untuk dipakai. Rangka dan sambungan harus kokoh, dudukan stabil, sedangkan meja tulis harus dapat digunakan tanpa membahayakan pemakainya. Unit yang belum memenuhi persyaratan perlu diperbaiki kembali sebelum ditempatkan di ruang belajar.

Ketua tim pengabdian, Dr. Ir. Don Radius Gerald Kabo, S.ST., M.T., bersama anggota tim mengarahkan kegiatan ini sebagai upaya menghubungkan keterampilan teknis dengan kebutuhan nyata di lingkungan kampus. Keterlibatan mahasiswa juga memberi ruang bagi mereka untuk melihat langsung proses identifikasi kerusakan, perencanaan perbaikan, dan pentingnya pengujian hasil pekerjaan.

Ketua Tim Pengabdi Dr. Ir. Don Radius Gerald Kabo, S.ST., MT bersama para mahasiswa Polimdo.

Selain berpotensi menambah sarana pendukung akademik, pemulihan kursi membuka peluang untuk memperpanjang usia pakai furnitur dan mengurangi material yang terbuang. Namun, manfaat tersebut tetap perlu dicatat berdasarkan jumlah kursi yang benar-benar lulus pemeriksaan dan digunakan kembali. Laporan kemajuan kegiatan belum menetapkan jumlah akhir kursi yang telah layak pakai.

Tim pengabdian menyampaikan terima kasih kepada Politeknik Negeri Manado di bawah kepemimpinan Direktur Dra. Maryke Alelo, MBA, atas perhatian dan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Rilya Rumbayan, S.T., M.Eng., atas koordinasi penyelenggaraan kegiatan, serta kepada tim peneliti atas dedikasi dan integritasnya.

Melalui program ini, furnitur yang semula tidak dapat digunakan memperoleh kesempatan untuk kembali berfungsi. Hasil akhirnya akan ditentukan oleh pemeriksaan setiap kursi, sehingga produk yang dimanfaatkan benar-benar aman dan sesuai kebutuhan kegiatan akademik. (*)

Related Articles

Back to top button