Minut

BRIDA Minut Disiapkan Jadi Role Model Inovasi Daerah di Sulut

MINUT — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali mendapat perhatian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Direktur Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Sri Nuryati, mengunjungi Minahasa Utara dalam rangka menggelar Diskusi Sinergis dan Kolaboratif terkait Pembinaan Teknis Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Selasa (2/7/2025), bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Minut.

Kegiatan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Minut, Novly Wowiling, mewakili Bupati Joune Ganda.

Dalam diskusi yang berlangsung intens, Sri Nuryati menekankan pentingnya peran BRIDA Minut dalam memperkuat kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), yang menjadi dasar kehadiran BRIDA di daerah.

“BRIDA Minut harus membangun sinergi konkret dengan OPD, universitas, dan juga jurnalis. Kita bisa mulai dengan mendiskusikan kekurangan atau potensi yang belum tergarap di Minahasa Utara,” ujar Nuryati.

Ia mencontohkan perlunya mendaftarkan indikasi geografis (IG) bagi produk unggulan lokal.

“Misalnya Pisang dari Minut bisa jadi IG. Kalau kopi, memang kualitas Indonesia bagus, tapi kompetisinya ketat,” tambahnya.

Nuryati juga mengungkapkan, BRIN memiliki 85 pusat riset yang siap berkolaborasi dalam menjawab tantangan pembangunan di daerah.

Ia menyebutkan hubungan baik antara Bupati Joune Ganda dengan Kepala BRIN menjadi peluang besar dalam mendorong kemajuan Minut.

“Insya Allah komunikasi bisa terus terbangun. Kami berharap Minut bisa jadi motor penggerak inovasi di Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Diskusi ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta, termasuk kepala OPD di lingkup Pemkab Minahasa Utara. (Riv)

Related Articles

Back to top button