Minut

Bupati Joune Ganda Jemput Nelayan Minut yang Selamat Setelah 106 Hari Hanyut di Samudra Pasifik

JAKARTA, Infosindo.com – Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, hadir langsung di Jakarta untuk menyambut dan mendampingi kepulangan Macbul Budiman (46), nelayan asal Desa Lansa, Kecamatan Wori, yang selamat setelah hanyut selama 106 hari di Samudra Pasifik hingga terdampar di Republik Nauru.

Kehadiran Joune Ganda menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami musibah saat mencari nafkah di perairan Biak, Papua.

Setelah melalui proses pemulangan yang melibatkan KBRI Suva, kementerian terkait, serta berbagai instansi pemerintah, Macbul akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (26/6/2026) malam.

Setibanya di Jakarta, Bupati Joune Ganda langsung mendampingi Macbul di Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ia memastikan seluruh proses kepulangan hingga ke kampung halaman berjalan lancar.

“Beliau adalah warga kita yang mengalami musibah saat bekerja di wilayah Papua dan terdampar sampai di negara Kepulauan Nauru. Atas kasih karunia Tuhan, beliau akhirnya bisa selamat setelah lebih dari seratus hari berada di tengah lautan,” ujar Joune Ganda.

Ia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan Macbul sekaligus mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, khususnya KBRI Suva, kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yakni Gubernur Yulius Selvanus, serta semua pihak yang telah membantu proses penyelamatan dan repatriasi hingga tuntas.

Peristiwa yang dialami Macbul bermula pada akhir Februari 2026 saat ia melaut di perairan Biak, Papua. Cuaca buruk disertai gangguan navigasi membuat kapal yang digunakannya kehilangan arah dan hanyut terbawa arus Samudra Pasifik.

Selama 106 hari, Macbul berjuang mempertahankan hidup di tengah lautan hingga akhirnya berhasil mencapai Republik Nauru. Ia kemudian dievakuasi aparat setempat dan menjalani perawatan di Naoero Medical Centre sebelum keberadaannya diketahui KBRI Suva.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KBRI Suva segera mengurus dokumen perjalanan darurat dan memfasilitasi kepulangan Macbul ke Indonesia melalui jalur penerbangan komersial.

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, Joune Ganda memastikan Macbul tidak hanya tiba di Indonesia, tetapi juga dapat kembali berkumpul bersama keluarganya di Minahasa Utara.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah menyiapkan proses pemulangan ke Manado sebelum mengantarkannya langsung ke Desa Lansa, tempat keluarga telah menunggu dengan penuh haru.

Menurut Joune Ganda, kisah Macbul menjadi pengingat bahwa negara harus selalu hadir bagi masyarakat yang menghadapi musibah, di mana pun mereka berada.

“Kami bersyukur beliau bisa kembali dalam keadaan selamat. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara akan terus hadir memberikan perhatian kepada setiap warga yang membutuhkan,” tegas Joune Ganda. (Riv)

Related Articles

Back to top button