Tomohon

Dari Rumah Tak Layak ke Hunian Penuh Harapan, Bantuan Pemkot Tomohon untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

TOMOHON, Infosindo.com — Senyum haru tak bisa disembunyikan dari wajah keluarga Stenly Mogi–Piay di Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, kini harapan baru mulai terbangun bersama berdirinya rumah layak huni bantuan Pemerintah Kota Tomohon.

Pada Senin (9/2/2026), Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, datang langsung meninjau proses pembangunan rumah tersebut.

Kehadiran pimpinan daerah itu bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan bentuk kepedulian nyata kepada warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Rumah yang dahulu ditempati keluarga Stenly dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan. Melalui program bantuan stimulan rumah swadaya, pemerintah hadir memberikan solusi, bukan hanya bangunan baru, tetapi juga rasa aman dan martabat bagi sebuah keluarga.

Bantuan ini merupakan bagian dari program sosial Pemerintah Kota Tomohon bagi masyarakat berpenghasilan rendah, berdasarkan Keputusan Wali Kota Tomohon Nomor 213 Tahun 2025. Ada sebanyak 20 keluarga menerima bantuan pembangunan rumah tersebut.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat bisa tinggal dengan layak dan nyaman. Rumah bukan hanya tempat berteduh, tapi fondasi untuk membangun masa depan keluarga,” ujar Wali Kota Caroll Senduk singkat namun penuh makna.

Suasana peninjauan berlangsung hangat. Dialog sederhana antara pemerintah dan warga menjadi pengingat bahwa kebijakan publik akan terasa paling bermakna saat menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Turut hadir mendampingi kegiatan ini Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Daerah Kota Tomohon Joice Taroreh, Kepala Dinas Sosial Thomly Lasut, serta Lurah Kakaskasen Dua.

Bagi keluarga Stenly Mogi–Piay, rumah ini bukan sekadar bangunan baru. Ia adalah simbol harapan, awal kehidupan yang lebih baik, dan bukti bahwa negara hadir di saat warganya paling membutuhkan. (Alv)

Related Articles

Back to top button