Nusa Utara

Sidang Istimewa Sinode GMIST, Gubernur Yulius Ajak Gereja Jadi Mitra Pembangunan Rohani dan Sosial

SANGIHE, Infosindo.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut, Verra Maya Pinontoan, menghadiri Sidang Istimewa Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe dan Talaud (GMIST) di GMIST Jemaat Imanuel Tahuna, Kepulauan Sangihe, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai 16-17 September 2025. Kesempatan itu, Karo Kesra menyampaikan pesan Gubernur Sulut lewat sambutan yang dibacakan.

Ia menyampaikan bahwa Sidang Istimewa Sinode GMIST ini, memiliki makna yang mendalam karena bukan hanya sekedar agenda organisasi gereja, melainkan sebuah peristiwa rohani dan historis.

“Di mana para hamba Tuhan dan perangkat pelayanan berhimpun untuk mendengar suara Roh Kudus merumuskan serta mengambil keputusan-keputusan penting demi keberlangsungan pelayanan GMIST,” ungkapnya.

Karo Kesra mengungkapkan harapan Gubernur Yulius pada pelaksanaan Sidang Istimewa Sinode GMIST ini, melahirkan keputusan dan program yang nyata serta terobosan-terobosan baru yang dapat memperkuat peran GMIST dalam pelayanan kepada jemaat dan masyarakat.

“Gereja dipanggil bukan hanya menjadi tempat persekutuan, tetapi juga menjadi pusat transformasi sosial yang membawa kebaikan, kedamaian, dan Kesejahteraan,” ucapnya.

Masih dalam sambutan Gubernur Sulut, Karo Kesra menyampaikan ajakan untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi yang harmonis.

Ia menuturkan pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, tetapi ketika gereja dan pemerintah berjalan bersama, maka akan lahir pembangunan yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga spiritual dan moral.

“Gereja dengan nilai-nilai Injilnya, dan pemerintah dengan kebijakan serta programnya, dapat bersama-sama membangun daerah menuju Sulawesi Utara maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya menutup sambutan Gubernur Sulut. (Riv)

Related Articles

Back to top button