129 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Masih Hilang, Keluarga Terus Menanti Keajaiban
BANJARMASIN, Infosindo.com – Harapan masih menjadi pegangan keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 yang hingga kini belum ditemukan. Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, doa terus dipanjatkan sembari menunggu kabar tentang orang-orang yang mereka cintai.
Salah satunya Evi. Ia masih setia menantikan Aulia, saudara sepupunya yang menjadi salah satu penumpang perempuan dalam kapal tersebut.
Memasuki hari kelima pencarian, kabar tentang keberadaan Aulia belum juga diterima keluarga. Meski demikian, Evi memilih untuk tetap percaya bahwa masih ada kemungkinan Aulia ditemukan dalam keadaan selamat.
“Tidak ada yang mustahil di dunia ini selama Allah SWT berkehendak, kami terus berdoa,” kata Evi.
Ia bahkan masih menyimpan kemungkinan Aulia telah mendapat pertolongan dari nelayan di tengah laut, namun belum sempat kembali ke Banjarmasin.
“Semoga dia bisa hidup tenang di mana pun tinggal, kami keluarga ikhlas,” ujarnya.
Namun, apabila harapan tersebut tidak terwujud, Evi tetap berharap Aulia dapat ditemukan sehingga keluarganya bisa memberikan penghormatan terakhir dan memakamkannya secara layak.
“Kami memohon petugas terus melakukan pencarian para korban. Hidup ataupun meninggal kami ikhlas dan sangat berterima kasih,” katanya.
Sementara itu, proses pencarian terhadap korban Kapal Virgo Transport 8 masih berlangsung. Sebanyak 129 orang hingga kini belum ditemukan setelah kapal tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026).
Kapal Virgo Transport 8 diketahui membawa total 243 penumpang dan awak kapal. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama DVI Pusdokkes Polri sebelumnya telah mengidentifikasi enam korban meninggal dunia. Jenazah keenam korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Di tengah proses pencarian, Pusdokkes Polri juga membuka penerimaan data ante mortem dari keluarga penumpang yang belum ditemukan.
Data tersebut tidak hanya dapat diserahkan di Polda Kalimantan Selatan. Keluarga korban yang berada di daerah lain dapat melaporkan data ante mortem di polres, polda maupun Rumah Sakit Bhayangkara terdekat.
“Jadi tidak perlu datang ke Banjarmasin, nanti data yang diperoleh dari keluarga dikirimkan petugas ke tim DVI di Banjarmasin,” kata Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati.
Menurut Wahyu, langkah tersebut penting karena penumpang kapal berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain banyak berasal dari Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, terdapat pula penumpang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Surakarta, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah hingga Sumatera Selatan.
Data ante mortem diperlukan sebagai bahan pembanding apabila nantinya korban ditemukan. Terlebih, kondisi jenazah yang telah berada selama beberapa hari di laut berpotensi menyulitkan proses identifikasi secara visual.
Karena itu, keluarga yang merasa anggota keluarganya menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 dan belum ditemukan diimbau segera memberikan data yang diperlukan kepada petugas DVI di wilayah masing-masing.
Di tengah pencarian yang masih berlangsung, keluarga korban pun terus menunggu. Bagi mereka, setiap informasi dari tim pencarian masih menjadi secercah harapan untuk menemukan orang-orang yang hingga kini belum kembali. (Red)



