Sentra IKM Kelapa Minsel Digenjot, Bupati FDW Targetkan Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi
MINSEL, Infosindo.com – Langkah menuju operasional Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pengelolaan Kelapa terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel).
Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan yang dipimpin Bupati Franky Donny Wongkar, bersama calon pengelola Sentra IKM di Kantor Bupati Minsel, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum Sentra IKM Pengolahan Kelapa mulai beroperasi. Pemerintah berharap kehadiran sentra tersebut mampu mendorong hilirisasi komoditas kelapa yang selama ini menjadi salah satu andalan ekonomi Minahasa Selatan.
Dalam pembahasan tersebut, Bupati Franky Wongkar yang akrab disapa FDW itu, menegaskan pentingnya pengelolaan sentra secara profesional agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal.
Pengelolaan Sentra IKM sendiri mengacu pada Keputusan Bupati Minahasa Selatan Nomor 484 Tahun 2025 tentang Sentra Industri Kecil dan Menengah Pengolahan Kelapa serta Keputusan Bupati Nomor 136 Tahun 2026 mengenai penetapan pengelola Sentra IKM Pengolahan Kelapa periode 2026–2029.
Melalui konsolidasi dengan calon pengelola, Pemkab Minsel menargetkan seluruh persiapan dapat segera dirampungkan sehingga sentra dapat beroperasi secara optimal.
Kehadiran Sentra IKM Pengolahan Kelapa diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi komoditas kelapa, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Minahasa Selatan.
Pemkab Minsel juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan industri berbasis potensi lokal melalui tata kelola yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perdagangan Minsel Nansy Ludong, serta calon pengelola Sentra IKM, yakni Raymond Legi dari Kecamatan Tumpaan serta Juanata Alim dan Nita Fabiola dari Kelurahan Kawangkoan Bawah. (Don)



