Minut

Bupati Joune Ganda Buka MPLS SNT, Babak Baru Pendidikan Minut Resmi Dimulai

MINUT, Infosindo.com – Babak baru pendidikan di Minahasa Utara (Minut) resmi dimulai. Sebanyak 40 peserta didik terpilih menjadi angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minut setelah Bupati Minahasa Utara Joune Ganda membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.

Pembukaan MPLS SNT 4 Minut dan SNT 13 Bolaang Mongondow berlangsung di Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Pineleng, Minahasa, Senin (10/8/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya operasional SNT di dua daerah Sulawesi Utara. Minut dan Bolaang Mongondow tercatat sebagai dua daerah di Sulut yang memenuhi persyaratan pendirian SNT pada 2026.

Bagi Pemkab Minut, kehadiran SNT bukan sekadar bertambahnya satuan pendidikan baru. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan.

Joune Ganda mengatakan, dimulainya MPLS SNT merupakan momentum penting yang menunjukkan kuatnya kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulut.

“Ini adalah wujud komitmen dan kerja sama yang solid antara Pemkab Minut, Pemkab Bolmong, Pemprov Sulut, serta jajaran BPMP. Momentum pembukaan MPLS ini menjadi pijakan awal bagi lahirnya generasi penerus yang berdaya saing global,” ujar Joune Ganda.

Di hadapan para siswa baru, Joune Ganda meminta kesempatan belajar di SNT dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia mendorong peserta didik tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan mengembangkan potensi masing-masing.

“Gunakan kesempatan emas ini untuk beradaptasi, berkreasi, dan membangun integritas diri. Jadikan sekolah sebagai wadah untuk bertumbuh dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” tegasnya.

Menurut Joune Ganda, keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, ia mengajak sekolah, orang tua, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar tercipta lingkungan belajar yang mampu mendukung perkembangan setiap anak.

Ia berharap SNT dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenali bakat, meningkatkan kemampuan, sekaligus membentuk karakter sebagai generasi yang sehat, cerdas, berprestasi dan berdaya saing.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulut diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala. Turut hadir Wakil Bupati Bolaang Mongondow Doni Lumenta, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut Jahja P. Rondonuwu, Kepala BPMP Sulut Febri Dien, serta jajaran pejabat Pemkab Minut dan pimpinan satuan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minut Jofieta Supit mengungkapkan bahwa proses penerimaan peserta didik SNT 4 Minut dilakukan melalui tahapan seleksi.

Dari 120 pendaftar pada gelombang pertama, sebanyak 40 siswa dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos seleksi.
Ke-40 siswa tersebut kemudian dibagi ke dalam dua rombongan belajar. Masing-masing rombel terdiri dari 20 peserta didik.

“Ini merupakan angkatan pertama SNT 4 Minahasa Utara,” terang Jofieta.

Ia menambahkan, hadirnya SNT 4 di Minut merupakan hasil dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, perhatian Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terealisasinya program tersebut.

Dengan dimulainya tahun ajaran baru, 40 siswa angkatan pertama SNT 4 Minut kini menjadi bagian dari langkah awal program pendidikan terintegrasi di Sulawesi Utara.

Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Minut yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045. (Riv)

Related Articles

Back to top button