Diskominfo Minsel Genjot Digitalisasi, Kepala Puskesmas se-Minahasa Selatan Difasilitasi Pembuatan TTE
MINSEL, Infosindo.com – Transformasi digital di sektor kesehatan terus dipacu. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kini memfasilitasi penerbitan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi seluruh kepala puskesmas, sebagai langkah konkret mempercepat layanan administrasi yang modern, cepat, dan akuntabel.
Program ini tak sekadar formalitas. Dengan TTE, para kepala puskesmas yang berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kini dapat memproses berbagai dokumen penting secara digital, mulai dari kontrak hingga pengadaan obat dan alat kesehatan tanpa lagi bergantung pada dokumen fisik.
Kepala Diskominfo Minsel, Tusrianto Rumengan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“TTE menjadi kunci dalam membangun sistem kerja yang cepat, aman, dan transparan. Ini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern,” ujarnya.
Melalui integrasi dengan platform pengadaan nasional milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, seluruh proses kini dapat dilakukan secara daring dan sah secara hukum, berkat sertifikasi elektronik dari Balai Sertifikasi Elektronik.
Penerapan TTE membawa dampak signifikan. Dari sisi efisiensi, proses penandatanganan dokumen dapat dilakukan dalam hitungan detik, tanpa harus berpindah tempat. Dari aspek keamanan, sistem enkripsi memastikan keaslian dokumen tetap terjaga. Sementara dari sisi akuntabilitas, jejak digital memudahkan proses pengawasan hingga audit.
Tak berhenti pada fasilitasi, Diskominfo Minsel juga menyiapkan pendampingan teknis berkelanjutan agar implementasi berjalan optimal di seluruh puskesmas. Harapannya, tidak ada lagi hambatan administratif yang menghambat penyerapan anggaran maupun distribusi logistik kesehatan.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Minahasa Selatan tengah bergerak menuju ekosistem pelayanan publik yang lebih adaptif dan berbasis teknologi. Dengan sinergi antara digitalisasi dan sektor kesehatan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran. (Don)



