MinutPemerintahan

Kunjungi MPP Minahasa Utara, Wamendagri Sanjung Kinerja Bupati Joune Ganda

MINUT, Infosindo.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus meninjau langsung kinerja pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kamis (8/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan pemerintah daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Sejak tiba di MPP yang berada di kompleks Kantor Bupati Minut, Wamendagri menelusuri seluruh tahapan pelayanan, mulai dari loket awal hingga akhir. Ia juga berdialog dengan petugas pelayanan serta warga yang tengah mengurus berbagai keperluan administrasi.

“Jenis layanannya lengkap dan alurnya jelas. Saya melihat langsung bagaimana petugas bekerja dan bagaimana masyarakat dilayani,” ujar Akhmad Wiyagus di sela-sela kunjungannya.

Menurutnya, sistem pelayanan di MPP Minahasa Utara telah berjalan efektif dan efisien. Kecepatan layanan serta kemudahan akses dinilai menjadi nilai tambah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Beragam layanan terintegrasi tersedia di satu tempat, mulai dari BPJS, perizinan usaha, administrasi pernikahan dan perceraian, hingga Persetujuan Bangun Gedung (PBG).

Khusus layanan PBG, Wamendagri menilai keberadaannya sangat strategis karena turut mendukung agenda nasional, termasuk Program Strategis Nasional pembangunan tiga juta rumah di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri memberikan apresiasi kepada Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda, atas komitmennya menghadirkan MPP sebagai pusat pelayanan publik yang modern dan responsif.

“Saya bisa memahami mengapa Minahasa Utara meraih Investment Government Award. Dari yang saya lihat langsung, tata kelola pelayanan publiknya sangat baik dan mendukung iklim investasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran MPP merupakan cerminan nyata reformasi birokrasi di daerah serta keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan pelayanan yang ramah masyarakat dan dunia usaha. Meski demikian, Wamendagri mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri.

“Teruslah berinovasi. Penghargaan bukan tujuan akhir, tetapi pemacu semangat untuk memberikan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” pesannya. (Riv)

Related Articles

Back to top button