MANADO, Infosindo.com – Suasana penuh dinamika dan semangat kebersamaan mewarnai Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026 yang digelar di GKIC Manado, Sabtu (11/4/2026).
Kehadiran Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama jajaran DPP serta pengurus DPD se-Sulut, menjadi penegas pentingnya momentum ini dalam menentukan arah baru partai berlambang beringin di daerah Nyiur Melambai.
Ketua DPD Golkar Sulut, Christian Eugenia Paruntu atau CEP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bahlil yang dinilai berhasil membawa Golkar tampil sebagai partai modern dan semakin dekat dengan masyarakat.
“Ini menjadi inspirasi bagi kami untuk terus bekerja dan berkarya demi kejayaan Partai Golkar,” ujar CEP.
Mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode itu juga mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kepercayaan yang masih diberikan kepadanya untuk memimpin DPD Golkar Sulut hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa Musda XI bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari proses demokrasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
“Ini adalah proses demokrasi. Saya pribadi bangga dan terharu atas amanah yang diberikan oleh Ketua Umum,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan politik yang dihadapi, CEP menekankan komitmen seluruh kader untuk terus menjaga eksistensi dan kejayaan Golkar. Terlebih, pada Pemilu 2024 lalu, Golkar berhasil menempati posisi kedua, sebuah capaian yang dinilai menjadi modal penting menghadapi kontestasi ke depan.
Musda XI ini pun dipandang sebagai titik krusial, karena akan melahirkan pemimpin baru DPD Golkar Sulut. CEP mengingatkan bahwa dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar, namun persatuan tetap menjadi kunci utama.
“Kita berada di rumah kita sendiri. Kita harus bersatu, kita harus solid,” tegasnya.
Musda Golkar Sulut 2026 bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi besar untuk memastikan partai tetap relevan, kuat, dan siap menjawab tantangan politik ke depan. (Alv)



