Dinas P3AD Sulut Libatkan Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Cegah TPPO
MANADO, Infosindo.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (P3AD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menggaungkan perlawanan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Ini menjadi perhatian serius sekaligus arahan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, yang menginginkan tidak ada lagi korban TPPO di Bumi Nyiur Melambai.
Sebagai tindak lanjut, Dinas P3AD Sulut belum lama ini mengundang perwakilan mahasiswa dari 13 perguruan tinggi di Kota Manado, baik negeri maupun swasta.
Mereka adalah para pengurus organisasi mahasiswa, mulai dari BEM hingga Senat Mahasiswa, yang diharapkan menjadi agen perubahan di kampus dan lingkungan sekitar.
“Kita jaring adik-adik mahasiswa untuk dibekali pemahaman dan kesadaran. Sebab faktanya, korban TPPO ada juga yang bergelar sarjana,” ungkap Kepala Dinas P3AD Sulut, Wanda Musu, Kamis (14/8/2025).
Edukasi ini menghadirkan narasumber dari Badan Perlindungan Pekerja, Kementerian Sosial melalui UPTD Sentra Tumou Tou, serta Dinas Tenaga Kerja Sulut. Materi yang disampaikan mencakup tanda-tanda awal rekrutmen ilegal, modus yang sering digunakan pelaku, hingga jalur pelaporan cepat.
Tak berhenti di kampus, Dinas P3AD Sulut juga menargetkan kalangan pelajar di sekolah-sekolah untuk mendapat edukasi serupa.
“Pencegahan TPPO ini harus melibatkan semua pihak, terutama keluarga dan orang tua sebagai benteng pertama,” tegas Wanda.
Dengan langkah ini, Sulut berharap tidak ada lagi anak muda yang terjebak dalam jerat perdagangan orang, dan kesadaran publik terhadap bahaya TPPO semakin mengakar. (Riv)



