Transformasi Posyandu di Sulut, Gubernur Yulius: Langkah Strategis Dekatkan Layanan Terpadu ke Masyarakat
MANADO, Infosindo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membawa angin segar bagi pelayanan masyarakat.
Posyandu yang selama ini dikenal sebagai pusat layanan kesehatan dasar, kini “naik kelas” menjadi pusat layanan terpadu lintas sektor yang menyentuh langsung kebutuhan sehari-hari warga.
Transformasi ini sejalan dengan implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang memperluas peran Posyandu mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM): pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial masyarakat.
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar perluasan fungsi, tetapi langkah strategis untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Posyandu harus menjadi wadah yang sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di sinilah peran Tim Pembina menjadi kunci untuk memastikan kebijakan benar-benar dirasakan warga,” ujar Gubernur Yulius dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu se-Sulut di Hotel Luwansa and Convention Center, Jumat (17/4/2026).
Dalam upaya memperkuat transformasi tersebut, Pemprov Sulut mengusung tiga strategi utama.
Pertama, membangun sinergi lintas sektor antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan warga. Kedua, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan. Ketiga, mendorong inovasi berbasis teknologi agar pelayanan lebih efektif dan efisien.
Langkah ini diharapkan mampu melahirkan rencana aksi konkret di setiap kabupaten/kota, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh. (Liu)



