ManadoSulawesi Utara

Anik Yulius Selvanus: UMKM Pilar Ekonomi Keluarga, Perempuan Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan

MANADO, Infosindo.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Anik Yulius Selvanus, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan.

Hal itu disampaikan Anik saat membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan UMKM di Ruang Rapat FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (30/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulut tersebut dihadiri Kepala DP3A Sulut, Tienneke Adam, Tenaga Ahli Gubernur, jajaran pengurus TP-PKK, Dharma Wanita, Persit Kartika Chandra Kirana 131 Santiago, organisasi perempuan, serta peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Anik menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga yang sejahtera melalui keterlibatan aktif dalam usaha produktif rumah tangga.

“Perempuan tidak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi melalui berbagai usaha produktif yang dikelola secara mandiri,” ujar Anik.

Ia menyebut, organisasi perempuan seperti PKK memiliki peran besar sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Menurut Anik, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui dukungan permodalan, tetapi harus diiringi peningkatan kualitas produk, kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan, serta pemenuhan legalitas usaha.

Di tengah perkembangan era digital, ia juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran produk. Selain itu, sertifikasi halal, perlindungan kekayaan intelektual, hingga penguatan branding dinilai penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Dengan legalitas dan kualitas yang baik, produk UMKM kita tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga bisa menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Anik berharap para peserta dapat memanfaatkan forum sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan membangun jejaring kerja sama guna meningkatkan kapasitas UMKM di daerah.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan organisasi perempuan untuk terus bersinergi dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan UMKM di Sulawesi Utara.

“Jika UMKM keluarga tumbuh kuat, maka ekonomi daerah pun akan ikut bergerak maju,” tandasnya. (Liu)

Related Articles

Back to top button