Sulawesi Utara

Di Bawah Komando Gubernur Yulius, Sulut Melonjak di Peta Digital Nasional

MANADO – Di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan prestasi gemilang dalam sektor transformasi digital.

Hal ini dibuktikan dengan lonjakan Indeks Daya Saing Digital (IDSD) Sulut secara nasional, dari peringkat 17 naik ke posisi 12.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah Sulut, Steven Liow, menyebut lonjakan ini sebagai lompatan strategis yang menandai semakin nyatanya visi Smart Province North Sulawesi.

“Lompatan ini membuka peluang besar bagi Sulawesi Utara untuk maju dan berkembang lebih pesat dalam tiga sampai lima tahun ke depan,” ujar Liow saat memberikan keterangan, Rabu (18/6/2025).

Transformasi digital yang dijalankan Pemprov Sulut diyakini akan mempercepat pembangunan, meningkatkan transparansi layanan publik, serta membentuk sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, kreatif, dan inovatif.

“Masyarakat akan merasakan kemudahan, kecepatan, dan keamanan layanan digital. Ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah,” tambahnya.

Dalam mendukung transformasi digital menyeluruh, Pemprov Sulut telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Kominfo RI untuk merevitalisasi jaringan Palapa Ring, terutama fiber optik di wilayah kepulauan Talaud, Sangihe, dan Sitaro.

“Tujuannya jelas, yaitu mempercepat interkoneksi layanan digital dan integrasi pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta sosial kemasyarakatan,” jelas Liow.
Selain itu, pembangunan tower sinyal di daerah rawan blank spot juga menjadi prioritas strategis, dengan target penyelesaian infrastruktur dan suprastruktur digital dalam tiga tahun ke depan.

Sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus penting. Bandwidth internet berkualitas akan disediakan di seluruh SMK/SMA, rumah sakit, dan laboratorium guna mendukung kegiatan belajar, riset, dan layanan kesehatan berbasis digital.
Untuk membangun ekosistem digital yang berkelanjutan, Dinas Kominfo Sulut juga menggandeng BPSDM Kominfo Wilayah Sulut dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan digital bagi aparatur pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Ekosistem inovasi digital sedang kami bentuk, untuk mencetak SDM profesional yang mampu mengembangkan dan memimpin inovasi,” ujar Liow.

Kenaikan IDSD ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulut dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan modern, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Ini adalah langkah maju menuju Sulawesi Utara yang berdaya saing tinggi, maju, dan berkelanjutan,” pungkas Steven Liow. (Riv)

Related Articles

Back to top button